ISI

Sikapi Keluhan Karyawan, PLT Bupati ME, Datangi PT GPEC Dan PT SGLPI

Berikan Waktu 2 Minggu kepada Pihak Prusahaan Terkait adanya gugatan dari Karyawan Lokal yang Dirumahkan

19-May-2020, 16:40[post-views]


Muara Enim, sriwijayaonline.com – PLT Bupati Muara Enim, H Juarsah SH  kemarin (Selasa, 18-5) mendatangi lokasi proyek PLTU Sumsel 1 di Desa Tanjung Menang, Kecamatan Rambang Niru kabupaten Muara Enim.

Tampak mendampingi PLT Bupati Muara Enim didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs M Teguh Jaya MM. Selasa (19-5).

Terpantau, Kedatangan PLT Bupati Muara Enim kelokasi untuk melakukan mediasi terhadap konflik antara pekerja dengan PT Guangdong Power Energy Co Ltd (GPEC) sebagai subkontraktor yang menaungi buruh di PLTU Sumsel I.

Diketahui, dari pertemuan tersebut, PLT Bupati menginstruksikan PT GPEC dan PT Shenhua Guohua Lion Power Indonesia (SGLPI) sebagai kontraktor proyek agar dapat menghentikan pekerjaan tenaga kerja (TKA) untuk bekerja secara kasar di lapangan, mereka hanya mengizinkan pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus.

“Atas nama Pemkab Muara Enim kami meminta berhenti kegiatan TKA yang mengerjakan pekerjaan kasar di sini dan kami tegaskan tentang TKA yang bekerja di pembangunan PLTU ini adalah pekerja yang memiliki keahlian khusus. Dan juga kami meminta untuk segera memenuhi hak-hak normatif pekerja yang belum dilakukan, termasuk yang meminta kembali pekerja yang telah dirumahkan, ”tegas Juarsah saat pertemuan itu.

Kemudian PLT Bupati memberi waktu dalam tempo waktu 2 minggu agar hak pekerja diterima yang dirumahkan selama kurang lebih 2 bulan untuk diterima.

“Terkait dengan pegawai yang ada di rumahkan kami instruksikan langsung sudah berbulan-bulan, karena telah sesuai Undang-undang No. 13 Tahun 2003, maka pekerja yang mogok kerja atau dirumahkan akibat perselisihan masih sah berstatus sebagai pekerja perusahaan sehingga tetap dapat memperoleh upah,” urainya.

Menanggapi hal tersebut, PT. GPEC melalui Koordinator Proyek, Mr. Li dan Manajer Administrasi PT. Shenhua Guohua Lion Power Indonesia (SGLPI) sebagai kontraktor proyek, Tuan Wang yang didampingi oleh Manajer Humas, Herida akan menarik TKA yang dipekerjakan pada keahlian kasar.

“Kita menarik TKA yang dipekerjakan pada keahlian kasar dan kemudian kami juga menyanggupi persetujuan pekerja untuk pemenuhan hak-hak normatif, seperti menerima BPJS Ketenagakerjaan, melengkapi dengan alat pelindung diri dan membayarkan pembayaran upah (UMK) termasuk juga membayar lembur,” terangnya.

Lebih lanjut khusus untuk mengangkat pekerja dari perjanjian kerja untuk waktu tertentu (PKWT / kontrak) menjadi perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu (PKWT / tetap), yang dikelola manajemen tidak dapat disesuaikan dengan alasan mengapa perusahaan tersebut-pun hanya melakukan perjanjian pengiriman barang tertentu (sementara ) di PLTU Sumsel I tersebut.

“Sebagai solusi, seluruh pekerja termasuk 74 orang yang kemarin dirumahkan akan kembali dipekerjakan dalam badan pekerja baru yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Sementara Tajudin dan Darwin, perwakilan pekerja yang ikut hadir, terima kasihnya atas mediasi yang di-inisiasi oleh Pemkab Muara Enim.

“Terima kasih kami pada Bapak Plt. Bupati yang berjanji untuk terus memantau perkembangan hasil pertemuan ini, “Ungkap nya.

Turut hadir, Kepala Disnaker Muara Enim, Camat Rambang Niru dan Camat Belimbing, ”pungkasnya. (Ali).

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

BANYU ASIN 3-June-2020, 12:24

ASKOLANI SOSIALISASI KE PENGUNJUNG DAN PEDAGANG DI PASAR

PAGAR ALAM - 3-June-2020, 12:16

TINGKATKAN KETAHANAN PANGAN POLRES BERSAMA PEMERINTAH LAUNCHING KAMPUNG TANGKAL COVID-19

MUARA ENIM - 2-June-2020, 23:04

Baru Jabat, Camat Lawang Kidul Andrille Martin SE Langsung Terjun Kemasyarakat

MUBA - 2-June-2020, 22:58

DPRD Muba Bahas Evaluasi Kinerja PT. Petro Muba

MUBA - 2-June-2020, 22:57

Update data hari ini 2 juni Positif Covid-19 Bertambah 4 Kasus di Muba

MUBA - 2-June-2020, 22:56

Bocah SD Di Kelurahan Keluang Nongkrong Dan Bunyikan Petasan Meresahkan Warga

MUBA - 2-June-2020, 22:55

Melihat Aktifitas Kampung Tangguh Tangkal Covid-19 di Muba

LAHAT - 2-June-2020, 22:54

DPRD MUBA tegaskan terkait penyelesaian Sengketa lahan dengan PT MBI

PAGAR ALAM - 2-June-2020, 22:52

VIRUS CORONA BELUM MEREDA, IBADAH HAJI TAHUN 2020 DITUNDA

MUARA ENIM - 2-June-2020, 22:48

PLT Bupati Muara Enim Launcing Kampung Tangkal Covid 19 di Desa Sidomulyo

OKU - 2-June-2020, 20:29

Pemkab OKU Persiapkan Tahap Awal Penerapan Pelaksanaan Tatanan Fase New Normal.

OKU - 2-June-2020, 20:24

Wabup OKU Pimpin Apel Hari Pertama ASN OKU Pasca WFH

MUBA - 2-June-2020, 17:02

Kasdam II / Sriwijaya Brigjen TNI Muhammad Zamroni, S.IP : Saling Jaga Bangun Solidaritas Cegah Corona

LAHAT - 2-June-2020, 16:54

AKTIFIS LAPORKAN DUA KASUS KEPOLRES BANYUASIN

PAGAR ALAM - 2-June-2020, 16:09

KELUARGA KORBAN TABRAK LARI “SUKACINTA” MINTA PELAKU DI HUKUM BERAT

MUBA - 1-June-2020, 20:40

Meski Sedang Pandemi Covid-19, Pemkab Muba Tetap Salurkan Bantuan Bencana Lainnya

PALI - 1-June-2020, 18:35

Kabar Baik, Empat OTG Warga PALI Boleh Pulang, Hasil Swab 19 Negatif

MUARA ENIM - 1-June-2020, 17:58

Banjir Kembali Rendam Beberapa Wilayah Kota Muara Enim

MUBA - 1-June-2020, 15:34

Menuju kehidupan New Normal, Semua Wajib Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan

OKU - 1-June-2020, 14:15

Peringatan Hari Kelahiran Pancasila Secara Virtual Online Bersama Presiden RI

Catatan Sriwijaya 1-June-2020, 11:50

SAYA PANCASILA : ANTARA IDEALITA DAN REALITA

MUBA - 31-May-2020, 23:55

Bareng Ricky Gunawan, Ketum Perbasi Dodi Reza Latih Coach se-Sumsel Secara Virtual

OKU - 31-May-2020, 21:58

Kunjungan Kapolda Sumsel Ke Mapolres OKU

MUBA - 31-May-2020, 18:28

1 Pasien Kasus 04 (PDP-41) Covid-19 Muba Meninggal Dunia

MUARA ENIM - 31-May-2020, 18:26

Wartawan Senior Muara Enim, “Lukman” Palpos Tutup Usia

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO