ISI

Serap Aspirasi Guru, Dodi Reza Mendukung Perjuangan GTKHNK 35+


23-March-2020, 19:18[post-views]


MUBA, SO – Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin akan terus berupaya mensejahterahkan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer
Non Kategori Usia Diatas 35 Tahun (GTKHNK 35+)
Kabupaten Muba.

Hal ini disampaikan Bupati Dodi saat Audiensi Jajaran Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer
Non Kategori Usia Diatas 35 Tahun (GTKHNK 35+)
Kabupaten Muba, Senin (23/3/2020) di Ruang Audiensi Bupati.

Dodi juga mengapresiasi langkah perwakilan GTKHNK 35+ yang telah menyampaikan aspirasinya dengan diajukannya proposal yang diminta Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah dengan harapan semua GTKHNK 35+ mengusulkan untuk dapat disediakan menjadi pegawai PNS tanpa tes.

“Saya sangat apresiasi GTKHNK yang telah menjelaskan sejauh mana progres dan ternyata belum ada kemajuan, masih menunggu surat tertulis rekomendasi dukungan dan dorongan dari semua pemerintah daerah, itu merupakan hasil rekan-rekan Rakornas di Jakarta. Dengan begitu, untuk kejelasan status kita perjuangkan sama-sama, dan kita akan segera meminta dukungan serta surat tertulis rekomendasi,” ungkapnya.

Selanjutnya, Doktor Universitas Padjadjaran ini berharap agar seluruh tenaga honorer 35+ untuk tidak berkecil hati dan tetap yakin Pemkab Muba tidak akan menutup mata terkait dengan kesejahteraan guru GTKHNK yang 35+.

“Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin sangatlah peduli dan menaruh perhatian yang cukup besar terhadap GTKHNK. Tapi, kita butuh waktu pelan-pelan akan terus mensejahterakan para guru dan semoga dipermudah jalannya dengan tetap mengabdi, jangan melanggar dan sesuai dengan ketetapan dari Pemerintah Pusat”,Terangnya.

Sementara itu, Wartini Sukaisi, S.Pd selaku Ketua Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) 35+ Tahun Musi Banyuasin mengucapkan banyak terima kasih karena sudah memfasilitasi dengan sangat baik, serta atas rekomendasi yang akan diberikan, karena di umur 35 tahun tidak dapat lagi mengikuti tes CPNS, maka dari itu memohon untuk dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa di tes.

“Langkah yang diambil ini adalah harapan satu-satunya untuk menembus kebijakan Presiden melalui Pemerintah Daerah. Jadi tujuan kami disini Pak Bupati agar seluruh guru mendapat penghargaan 35+ bisa diangkat menjadi PNS tanpa tes, selama ini kami hanya jadi penonton anak didik kami yang ikut tes CPNS sementara kami tidak bisa,” pungkasnya.

Semnetara itu Kepala BKPSDM Sunaryo SSTP, menyampaikan Bahwa Pengadaaan ASN merupakan kewenangan Pemerintah Pusat berdasarkan UU No 5 Tahun 2014.

“Mengenai usulan GTKHNK 35+ kita apresiasi perjuangannya dan kita akan mendukung penuh aspirasi ini, tetapi keputusannya tetap kita menunggu hasil Pemerintah Pusat”, jelasnya.(bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

  • MUBA - 1-April-2020, 20:00

    Kompetisi WFH Ala Gambo Muba

    MUBA, SO – Ini wadah bagi yang ingin berbuat, Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kompetisi des

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 31-March-2020, 17:54

Pakar HUKUM & Akademisi Apresiasi Sidang Online PN Lahat

PAGAR ALAM - 31-March-2020, 14:12

RIBUAN LITER CAIRAN DISINFEKTAN DISEMPROTKAN DI JALAN KOTA PAGAR ALAM

MUBA - 31-March-2020, 12:13

Bupati Dodi Pimpin Apel Kesiapan Pasukan Siaga Penanggulangan Covid-19

MUBA - 31-March-2020, 12:10

Klik Layanan Online Ini, DPMPTSP Muba Akan Penuhi Kebutuhan Warga

MUARA ENIM - 31-March-2020, 06:05

Warga Muara Enim Dihimbau Untuk Shalat Dirumah Masing-masing

LAHAT - 30-March-2020, 21:44

Penyampaian Pembentukan Posko Terpadu Di Perbatasan Pintu Masuk Ke Kabupaten OKU

PAGAR ALAM - 30-March-2020, 20:20

KABAR BAIK, DUA ORANG ODP SELESAI PEMANTAUAN SATU ORANG PDP NEGATIF CORONA

MUARA ENIM - 30-March-2020, 20:13

Hasil PDP Asal Muara Enim dinyatakan Negatif Corona, H Juarsah Himbau Untuk Tetap Waspada

PAGAR ALAM - 30-March-2020, 18:43

FRAKSI PKS USULKAN DANA PERJALANAN DINAS DIGUNAKAN UNTUK PENANGANAN COVID-19

Catatan Sriwijaya 30-March-2020, 18:11

Covid-19 (Corona), Apakah Lockdown/Karantina Wilayah Jadi Solusi ?

PALI - 30-March-2020, 16:17

KPU PALI Tunggu Keputusan KPU RI Untuk Tahapan Pilkada PALI Dimulai

MUBA - 30-March-2020, 15:56

Kerja di Rumah Hingga 9 April, ASN Muba Manfaatkan Perangkat Digital

MUBA - 30-March-2020, 15:55

Siswa Belajar di Rumah, Bupati DRA Persilahkan Guru Ajarkan Materi Sosialisasi Covid-19

BANYU ASIN 30-March-2020, 15:48

DAMPAK COVID-19 PEDAGANG PASAR PANGKALAN BALAI KELUHKAN PENGHASILAN

MUBA - 30-March-2020, 15:47

Tanaman Padi IP-200 Program Serasi Tahun 2019 Di Desa Pinang Banjar Siap Panen

MUBA - 30-March-2020, 15:16

Bupati DRA Pastikan Stok Ketersediaan Pangan Aman Antisipasi Dampak Covid-19

BANYU ASIN 30-March-2020, 14:58

KALAPAS KELAS II A, BANYUASIN SOSIALISASI KAN BAHAYA COVID -19

MUBA - 30-March-2020, 13:34

Siapkan Bilik Disinfektan Hingga Tempat Cuci Tangan di Setiap Pintu Masuk dan Keluar

MUARA ENIM - 30-March-2020, 13:34

Motor Beat VS Truk, Akibatkan Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Tewas di Tempat

OKU - 29-March-2020, 21:19

Pria Paruh Baya Roboh Di Depan Rumah Tahanan Baturaja

PAGAR ALAM - 29-March-2020, 20:52

INFO TERKINI, 35 WARGA PAGAR ALAM MASUK DALAM ODP COVID-19

MUBA - 29-March-2020, 20:18

Ketua Komisi II DPRD MUBA : “Stop Informasi Lokcdown Yang Membuat Situasi Tidak Nyaman”

MUBA - 29-March-2020, 18:35

Gelar Akad Nikah, Pasangan Pengantin Asal Sanga Desa Jalankan Protokol Waspada Covid-19

LAHAT - 29-March-2020, 09:02

YUSRIL BERNYANYI, TIGA PENJUAL NARKOBA DI GELANDANG POLRES LAHAT

MUBA - 28-March-2020, 20:45

Menelusuri Rekam Jejak Nasir, Perampok Asal Desa Pulau RamanTanjung Raja Ogan Ilir

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO