ISI

Inovasi Pakan Ternak Dan Replanting Turunkan Angka Kemiskinan


17-February-2020, 17:18[post-views]


MUBA,SO – Berbagai upaya terus digencarkan Bupati Muba Dodi Reza untuk menekan angka kemiskinan di Muba. Salah satu program yang dinilai sukses menekan angka kemiskinan di Bumi Serasan Sekate yakni inovasi pengolahan pakan ternak dan program replanting atau peremajaan perkebunan sawit yang di inisiasi Bupati Muba Dodi Reza sejak dua tahun belakangan.

Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi menilai bahwa Program Inovasi Pakan Ternak murah dan berkualitas diyakini bisa menjadi salah satu faktor terjadinya penurunan angka kemiskinan yang cukup signifikan di Kecamatan Lais.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik, bahwa angka kemiskinan masih cukup tinggi di Kabupaten Muba berada di Kecamatan Lais. Oleh karena itu hal terpenting tugas kita bagaimana melakukan percepatan pengurangan angka kemiskinan,”ujar Sekda saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kecamatan Lais tahun 2021 di Aula Kantor Kecamatan Lais, Senin (17/2/2020).

Menurut Apriyadi, di Muba mata pencarian warga Muba didominasi oleh petani dan peternak, oleh sebab itu apa yang sudah di inisiasi Bupati Muba Dodi Reza sangat efektif menekan angka kemiskinan di Muba.

Dikatakan Apriyadi, bahwa dengan dilaksanakan pemberdayaan masyarakat berupa inovasi pakan ternak murah dan berkualitas, sesuai dengan rata-rata mata pencarian masyarakat di Kecamatan Lais yaitu di sektor perikanan dan pertanian.

“Di kecamatan Lais ini ada kurang lebih Sembilan Desa yang dialiri Sungai Musi dan Sungai Batanghari Leko, maka potensi perikanan harus dimanfaatkan secara maksimal. Kemudian bantuan di sektor pertanian, pendidikan dan kesehatan juga akan menyasar pada masyarakat miskin yang ada disni,”ucap Apriyadi.

Apriyadi juga memaparkan kaitan dengan Musrenbang RKPD 2021, Pemkab Muba akan fokus pada program pemberdayaan dan pembangunan konektifitas guna percepatan pengurangan kemiskinan.

“Jadi tidak usah terlalu banyak usulan dan program kecil-kecil yang nantinya tidak terpenuhi oleh kabupaten. Dengan dana desa silahkan untuk memenuhi fasilitas dan kebutuhan di desa. Nah untuk APBD kita akan fokus bangun jalan konektifitas, misal sepetti di Lais sepanjang jalan Simpang Gardu dan Jalan simpang Petaling. Karena kalau jalan konektifitas bagus, transportasi lancar, maka bisa meningkatkan perekonomian,”paparnya.

Sementara itu Camat Lais, Deni Sukmana mengungkapkan bahwa upaya pemerintah kecamatan Lais dalam Musrenbang RKPD ini fokus pada pengurangan angka kemiskinan. Hal pertama yang dilakukan ialah mendata masyarakat yang tergolong miskin di Kecamatan Lais. Kemudian mencarikan solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, dilihat disini pada sektor pertanian, perikanan dan juga perkebunan.

“Misalkan seperti sektor perkebunan sawit rakyat membutuhkan program replanting/ peremajaan sawit rakyat maka kita masukan PSR. Kemudian sektor perikanan mereka butuh pakan ternak, nah kita siapkan inovasi pakan ternak murah dan berkualitas. Selain itu kita juga membentuk kelompok pemberdayaan di setiap dusun untuk menyiapkan alat pembuatan pakan ternak dari limbah sawit tersebut,”jelasnya.

Sebelumnya, inovasi pakan ternak yang dinamai Mososa yang sudah diterapkan sejak lama di bumi Serasan Sekate tersebut memberikan dampak yang positif bagi petani dan peternak di Muba. Tak tanggung-tanggung Teknologi Mososa ini membuat petani dan peternak di Muba bisa hemat hingga 60 persen dan meraup untung mencapai Rp6 juta perbulan.

“Bahannya mudah didapat, kami petani bisa hemat banyak untuk biaya pupuk,” ungkap Hary Agus Wibowo selaku pemilik hak paten Teknologi Mososa.

Ia mengaku dirinya bersama petani dan peternak di Lais merasa sangat diringankan dengan inovasi telnologi Mososa. “Jadi kami tidak terlalu bergantung lagi dengan pupuk bersubsidi,” bebernya.

Ia mengatakan, pemanfaatan teknologi Mososa untuk kebutuhan petani di Kabupaten Musi Banyuasin terus ditingkatkan.

Teknologi berbasis limbah (solid sawit/limbah decanter) sebagai bahan dasar pembuatan pakan ternak & pupuk organik ini sangat ekonomis karena menjadi murah 60 persen dibawah harga standar dan kualitas SNI.

Ia menjelaskan, semua bahan ini diperoleh dengan membeli di masyarakat.​ Diperkirakan per hektar masyarakat dapat untung minimal Rp4-6 juta per bulan. “Dengan demikian, semua harga ternak atau ikan akan turun tetapi peternak tidak dirugikan,” urainya. (Bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUARA ENIM - 3-April-2020, 17:12

Antisipasi Covid 19, Dishub Muara Muara Enim Lakukan Olahraga

MUARA ENIM - 3-April-2020, 14:02

Walau Menggunakan Dana Seadanya, Kades Plakat SDU Terus Lakukan Terobosan Lawan Covid 19

MUARA ENIM - 3-April-2020, 13:19

Pengunjung Harapkan Adanya Tempat Cuci Tangan Anti Covid 19 Di Depan Gedung DPRD Muara Enim

MUARA ENIM - 2-April-2020, 21:30

H Juarsah, Pantau Kesiagaan Posko Gugus Tugas Covid-19 sampai Ke Tingkat Desa

MUBA - 2-April-2020, 16:33

DPRD dan Sekwan Muba Bagikan Beras Pada Tukang Ojek

MUBA - 2-April-2020, 16:04

Lagi Pemkab Muba Siapkan Eks Akper Muba Jadi RS Penangganan Covid-19

BANYU ASIN 2-April-2020, 16:03

DI TENGAH COVID – 19 PETANI PADI DI BANYUASIN TETAP SEMANGAT

PAGAR ALAM - 2-April-2020, 14:34

COVID-19, SEBANYAK 22 ODP DI PAGAR ALAM SELESAI PROSES PEMANTAUAN

OKU - 2-April-2020, 14:23

Pergantian Waka Polres, 2 Kasat dan 1 Kapolsek Di Polres OKU

MUBA - 2-April-2020, 13:47

Antisipasi Penyebaran Covid -19, Kodim 0401/Muba Kembali Cek Suhu Tubuh Anggota

MUBA - 2-April-2020, 12:02

Dinas PMD Muba Siapkan Alat Seterilisasi Untuk Antipasi Penyebaran Virus Corona

MUARA ENIM - 2-April-2020, 03:12

Dua Kapolsek di Polres Muara Enim di Sertijab

MUBA - 1-April-2020, 23:59

Pemerintah Kecamatan, dan Forkopimcam Semprot Disinfektan Serentak Lawan Corona

MUBA - 1-April-2020, 23:59

Ketua dan 4 Anggota DPRD Muba Dapil 3 Lakukan Sosialisasi Pencegahan Covid 19

OKU - 1-April-2020, 20:14

Dinas Pendidikan OKU Perpanjang Masa Belajar Dirumah

LAHAT - 1-April-2020, 20:10

Camat dan Tripika Semprot Desinfektan Sekecamatan Merapi

MUBA - 1-April-2020, 20:00

Kompetisi WFH Ala Gambo Muba

PALI - 1-April-2020, 19:55

Cegah dan Tangkal Covid-19, Tim Korlap Talang Ubi terus Datangi Desa-Desa

MUBA - 1-April-2020, 17:29

PMI Muba Bentuk Posko Informasi dan Bantuan Kemanusiaan Dampak Covid-19

MUBA - 1-April-2020, 15:46

Satu dari Enam Pembobol Toko Di Babat Toman Di Lumpuhkan Tim Srigala Polres Muba

BANYU ASIN 1-April-2020, 15:10

WABAH CORONA KIAN MELUAS PEMERINTAH BANYUASIN STOK PANGAN AMAN 3 BULAN KEDEPAN

MUBA - 1-April-2020, 15:02

Anggota Dapil 1 DPRD Muba Gelar Sosialisasi Pencegahan Covid-19, Serahkan Alkes dan Sembako ke Masyarakat

MUBA - 1-April-2020, 15:01

Cegah Penyebaran Covid – 19, DPRD MUBA Berikan Edukasi hingga Bantuan Masker dan Hand Sanitizer

BANYU ASIN 1-April-2020, 12:57

JALAN LINTAS SUMATERA PALEMBANG BETUNG RUSAK

LAHAT - 1-April-2020, 12:54

56 WARGA BINAAN LAPAS LAHAT DIASIMILASI TERKAIT COVID-19

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO