ISI

Dodi Reza Alex : “Mari Kita Pergunakan Trotoar sesuai Fungsi dan Peruntukannya”


10-January-2020, 17:50[post-views]


MUBA, SO- Dinas Perhubungan Pemkab Muba bakal menindak tegas bagi pengendara yang parkir sembarangan diatas trotoar. Hal ini guna membuat pejalan kaki dan kaum difable di bumi Serasan Sekate nyaman dan mari jaga bersama fasilitas umum yang telah dibangun termasuk trotoar.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 45, definisi trotoar adalah salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas. Pada pasal 131 diatur bahwa pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan dan fasilitas lain.
Bagi yang belum tahu, ancaman sanksi bagi pelanggar atau menggunakan trotoar sebagaimana mestinya antara lain diatur di pasal 274 ayat 2 dimana setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi kelengkapan jalan dipidana dengan penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp 24 juta.

“Stiker sosialisasi sudah kita siapkan, ini juga sudah diatur didalam Perda. Kita ingin pengendara taat aturan dengan tidak menganggu kenyamanan pejalan kaki,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Muba, Pathi Ridwan.

Lanjutnya, apabila masih ada pengendara yang melanggar akan dikenakan sanksi penguncian roda dan dibawa ke pengadilan. “Selama ini hanya ditegur-tegur saja, tapi ke depan sanksi tegas akan diterapkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, peraturan ini berlaku untuk di seluruh wilayah Muba khususnya dalam Kota Sekayu. “Pertengahan tahun kunci roda sudah disiapkan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex menghimbau kepada Seluruh Pengendara Ranmor baik roda dua dan roda empat untuk dapat mentaati aturan larangan parkir di atas trotoar. “Mari kita taati bersama aturan ini, dan menghargai hak Pejalan Kaki dan Kaum Disabilitas yang telah kita bangun karena sebagai warga negara hak kita sama atas fasilitas yang telah dibangun ini ulasnya.

Bahkan Menurut Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, jelas disebutkan bahwa pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lainnya. Ancaman sanksinya juga jelas. Menurut pasal 275 ayat 1, dicantumkan bahwa setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan, dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak 250.000 rupiah.

Peraih penghargaan Indonesia Road Safety Award (IRSA) 2019 ini menambahkan, dengan mentaati aturan tersebut sesama pengguna jalan juga sebagai kewajiban kita untuk saling menghargai terutama khusus trotoar yang telah dibangun sebagai hak pejalan kaki dan kaum disabilitas dan seluruh fasilitas umum yang telah disiapkan baik kursi taman dan tumbuhan atau tanaman yang patur kita jaga bersama demi kebersihan, kerapian dan kenyamanan kota kecil kita selaku penerima penghargaan adipura ini patut kita jaga bersama tutupnya(Bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUBA - 30-June-2020, 16:58

Tuntaskan Konflik Agraria, Komisi II DPRD Muba Datangi Kantor PT GPI

MUBA - 30-June-2020, 16:22

Bupati Muba Dodi Reza Hadiri Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Karhutbunlah di Ogan Ilir

MUARA ENIM - 30-June-2020, 15:47

Antisipasi Karhutla, Pemkab Muara Enim Terima Bantuan Dana Dari Gubernur Sumsel

PAGAR ALAM - 30-June-2020, 15:46

KEJARI PAGAR ALAM KEMBALI TETAPKAN TERSANGKA DALAM KASUS PAGAR MAKAM

OKI - 30-June-2020, 13:58

Bobol Mess Bekas Tempat Kerja, Pemuda Ini Ditangkap Sedang di Rumah Teman Wanitanya di OKI

BANYU ASIN 30-June-2020, 12:40

KELOMPOK TANI KARANGTARUNA DESA SUKARAJA BARU PEDULI MASYARAKAT MANFATKAN LAHAN PERKARANGAN RUMAH

MUBA - 30-June-2020, 12:37

Bupati Muba DRA Minta Pengelolaan PT Petro Muba lebih Profesional

LAHAT - 30-June-2020, 11:28

Kades Payo, Himbau Masyarakat Untuk Tetap Waspada Terkait Covid 19

LAHAT - 30-June-2020, 11:28

Camat Merapi Barat Ikut Serta Salurkan BLT DD Tanjung Telang

PAGAR ALAM - 30-June-2020, 11:01

KASUS PAGAR MAKAM, KEJARI PAGAR ALAM SEBUT ADA TERSANGKA LAIN

MUBA - 29-June-2020, 23:15

Update Covid-19 Muba : Bertambah 1 Positif, Total 6 Terkonfirm positif

PAGAR ALAM - 29-June-2020, 21:26

Kantor Samsat Pagaralam Tutup 14 Hari, Wajib Pajak Diimbau Bayar Melalui Aplikasi Samsat CERIA

OKU - 29-June-2020, 21:00

Niat Awal Hendak Cari Kerja, Malah Curi HP Milik Orang Lain

PAGAR ALAM - 29-June-2020, 20:44

MANTAN KADIN SOSIAL KOTA PAGAR ALAM DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA

BANYU ASIN 29-June-2020, 20:28

Otak Perampokan dan Pemerkosa di Banyuasin Tewas Ditembak, Kapolres : Baru Bebas Program Asimilasi

MUBA - 29-June-2020, 19:18

Muba Mulai Gelontorkan Bantuan Pangan Cadangan

MUBA - 29-June-2020, 18:43

Pemkab Muba Lakukan Serah Terima Memoir Jabatan Antara Pejabat Lama Dan Pejabat Baru

MUARA ENIM - 29-June-2020, 18:25

Sambut Pringatan KBN Ke 27, Pesan H Juarsah : “Generasi Muda Jauhi Seks Pranikah Dan Napza”

BANYU ASIN 29-June-2020, 18:23

PWI BANYUASIN BAGIKAN SERTIFIKAT KE ANGGOTA ORIENTASI

MUARA ENIM - 29-June-2020, 18:17

Asisten 1 Pemkab Muara Enim, Minta Perusahaan Manfaatkan Tenaga Kerja Lokal

BANYU ASIN 29-June-2020, 16:35

AKSIBEGAL MARAK TERJADI GUNAKAN SENPI DAN SAJAM DIBANYUASIN

MUBA - 29-June-2020, 16:00

Datangi Kantor Bupati Muba, Kapolres Berikan Buket Bunga Tanda Cinta Kasih Polri

MUSI BANYUASIN 29-June-2020, 15:57

HUT Bhayangkara Ke-74, Polres Muba Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan

LAHAT - 29-June-2020, 15:08

DPC PDIP Lahat, Beri Dukungan Untuk Polri Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Bendera Partai

MUARA ENIM - 29-June-2020, 13:37

PASANG KB GRATIS DI POSKESDES DESA TELUK JAYA KEC. KELEKAR

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO