ISI

“KOMISIONER KPU” TERJERAT OTT, PERMASALAHAN BERAWAL DARI REKRUTMEN YANG BURUK


9-January-2020, 21:26[post-views]



Demokrasi di Indonesia kembali tercoreng, Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyasar Komisioner KPU RI (penyelenggara pemilu), berinisial WSE pada Rabu, 8 Januari 2020. Dan sedihnya lagi, hal tersebut terjadi tak sampai 24 jam setelah KPK melakukan OTT Terhadap bupati Sidoarjo (produk pemilu). Rendahnya Integritas Penyelenggara dan Peserta Pemilu yang terjerat masalah hukum menunjukan betapa buruknya kuwalitas demokrasi di negeri ini. Dalam hal ini, pada siaran persnya KPK menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi oleh Komisioner KPU RI berinisial WSE berupa menerima hadiah atau janji dalam penetapan Anggota DPR RI Terpilih tahun 2019-2024 Dapil Sumatera Selatan.

Dalam kasus ini,WSE disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Selain telah melanggar Hukum yang nanti akan dibuktikan di Pengadilan, Komisioner dari Lembaga penyelenggara Pemilu yang tersandung masalah korupsi otomatis telah melanggar Kode etik sebagai penyelenggara Pemilu sebagai mana tertuang dalam Peraturan Bersama Penyelenggara Pemilu tentang KODE ETIK PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM.

Kode Etik Penyelenggara Pemilu yang dilanggar diantaranya, adalah:
Pasal 3 (1) yang berisi Sumpah/janji Anggota KPU, yang mana dalam sumpah/janjinya dalam menjalankan tugas dan wewenang akan bekerja dengan sungguh-sungguh, jujur, adil, dan cermat demi suksesnya Pemilu, tegaknya demokrasi dan keadilan, serta mengutamakan kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia daripada kepentingan pribadi atau golongan.


Pasal 7 (a) memelihara dan menjaga kehormatan lembaga Penyelenggara Pemilu;


Pasal 9 (d) tidak mengikutsertakan atau melibatkan kepentingan pribadi maupun keluarga dalam seluruh pelaksanaan tugas, wewenang, dan kewajibannya; dan
(f). mencegah segala bentuk dan jenis penyalahgunaan tugas, wewenang, dan jabatan, baik langsung maupun tidak langsung.

Untuk menghasilkan sebuah Pemilu yang baik, dalam menyelenggarakan pemilu, penyelenggara pemilu harus melaksanakan Pemilu berdasarkan pada asas langsung,  umum, bebas, rahasia,  jujur dan adil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 UU No 7 tahun 2017 dan penyelenggaraannya, serta harus memenuhi prinsip: Mandiri, Jujur,  Adil, Berkepastian hukum, Tertib, Terbuka, Proporsional, Profesional, Akuntabel, efektif, Efisien. Dan kesemua Asas dan perinsip pemilu tersebut hanya dapat dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu yang memiliki integritas yang tinggi.

KPU sebagai penyelenggra adalah unsur penting dalam proses sebuah pemilu. Jika sebuah lembaga penyelenggara pemilu diisi oleh orang orang yang tidak berintegritas, maka dapat dipastikan kuwalitas yang dihasilkanpun akan buruk. Jikalau boleh menganalogikan proses pemilu seperti proses yang terjadi dalam sebuah Dapur, maka dibutuhkan Koki (penyelenggara), Bahan Makanan (Peserta) dan Resep (aturan) yang baik agar hidangan (hasil) yang disajiakan juga berkuwalitas baik, jika tidak maka yang dihasilkan hanyalah sajian tak bermutu yang kelak hanya menjadi sampah tak bermanfaat.

Demokrasi di Indonesia masih akan terus berwajah suram selama rekrutmen terhadap penyelenggara pemiliu masih diwarnai oleh praktik praktik kotor demi kepentingan pribadi dan golongan. Semoga Pilkada serentak yang telah didepan mata tak menjadi pelengkap wajah suram demokrasi negeri ini.


OLEH : Burmansyahtia Darma,S.H. ( Advokat pada BSD Law Office)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

OKU - 15-January-2020, 19:09

Bupati Serahkan Kotak Sampah Pada Acara Peresmian Gedung TPA Di Desa Duren

MUBA - 15-January-2020, 18:33

Dodi : “2020 Lahan Bangun Poltek Penerbangan Siap Dihibahkan”

MUBA - 15-January-2020, 18:32

Gapki Sumsel Undang Dodi Reza Alex Jadi Narasumber Kehormatan

BANYU ASIN 15-January-2020, 18:31

JPKP BANYUASIN MINTA KAJARI USUT TUNTAS DANA DESA

MUARA ENIM - 15-January-2020, 18:29

PLT Bupati Muara Enim Tanda Tangani Perbup Tentang Zakat

PAGAR ALAM - 15-January-2020, 13:17

KEJARI SEBUT KASUS PENYALAGUNAAN NARKOTIKA MASUK PREDIKAT TERTINGGI

MUBA - 15-January-2020, 11:30

Bupati Dodi, PPAT Mitra Penting Maksimalkan Keuangan Negara Sektor Agraria

EMPAT LAWANG - 14-January-2020, 23:55

PENCURI RUMAH DI SIANG BOLONG DITANGKAP WARGA KUPANG

MUARA ENIM - 14-January-2020, 23:17

Geger, Harimau Muncul Kembali di Wilayah Desa Tanjungagung SDU

MUBA - 14-January-2020, 21:42

Oknum Kepala Desa Jud II Ancam Wartawan, Ketua PWI Muba Angkat Bicara

MUBA - 14-January-2020, 18:19

Canangkan Zona Integritas Pemkab Muba Wujudkan Tanpa KKN

EMPAT LAWANG - 14-January-2020, 18:07

BPBD EMPAT LAWANG RAPAT ANTISIPASI BENCA ALAM

PAGAR ALAM - 14-January-2020, 15:11

TIM TATAIKA POLSEK PAGAR ALAM UTARA RINGKUS CURANMOR BERSENPI

MUBA - 14-January-2020, 14:25

Pertahanan Zero Konflik Sinergi Bersama Jaga Kondusifitas di Muba

MUARA ENIM - 14-January-2020, 14:24

Sekda Muara Enim Pimpin Rapat Panitia Seleksi Pengadaan CPNS Formasi Tahun 2019

BANYU ASIN 14-January-2020, 12:44

PELANTIKAN DAN PENGUKUHAN PENGURUS KARANG TARUNA KABUPATEN BANYUASIN

EMPAT LAWANG - 13-January-2020, 23:55

CEKCOK, NINGSIH TEWAS DI TIKAM SUAMINYA

EMPAT LAWANG - 13-January-2020, 23:55

DLH EMPAT LAWNAG HIMBAU MASYRKAT TIDAK BUANG SAMPAH SEMBARANG

KIKIM AREA - 13-January-2020, 22:41

DANDIM 0405 LAHAT BANTU KORBAN BANJIR KIKIM TIMUR

EMPAT LAWANG - 13-January-2020, 22:39

DLH EMPAT LAWANG AKTIFKAN BANK SAMPAH UNTUK DI FUNGSIKAN BAHAN OLAHAN

MUBA - 13-January-2020, 22:37

Pemkab Muba Berlakukan Jalan Satu Arah di Terminal Randik Sekayu

MUBA - 13-January-2020, 22:36

Thia Yufada : Era Revolusi Industri 4.0, Pendidikan Karakter Amat Penting

MUBA - 13-January-2020, 22:35

Tiga Tahun Berturut Muba konsisten Serahkan LKPD Tercepat Se Indonesia

BANYU ASIN 13-January-2020, 22:33

KABAG UMUM BANTAH ALAT RUMAH DINAS BUPATI BANYUASIN DIANGGARKAN TIAP TAHUN

MUARA ENIM - 13-January-2020, 21:57

“PEMKAB TAPSEL” Kunker ke Muara Enim

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO