ISI

Muara Enim Kembali Pamerkan, Suku, Adat Istidat dan Budaya Ke Kancah Nasional

Colorful Muara Enim Festival, Tunggu Tubang Culture

30-October-2019, 17:35[post-views]


Muara Enim, sriwijayaonline.com – Dalam Rangka untuk mengedepankan kearifan lokal, Pemerintah Kabupaten Muara Enim melaui Dinas PMD bersama 3 Kecamatan Semende, gelar Colorful Muara Enim Festival, Tunggu Tubang Culture di Lapangan Merdeka Muara Enim.

Diketahui, Acara Tunggu Tubang Culture adalah giat colorful muara Enim festival 2019. pada acara tersebut mengangkat adat pernikahan tunggu tubang wilayah semende dengan melibatkan masyarakat Marge Semende tiga Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), memerankan akad nikah dan perbie, Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) memerankan prosesi Bunting Tandang dan Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) memerankan Ngantat Bunting Balik. Rabu (30/10).

Pada acara ini, dihadiri Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru SH MM didampingi Ketua PKK Provinsi Sumsel Hj Feby Deru, PLT Bupati Muara Enim H Juarsah SH, Sultan Palembang Darussalam, Kepala OPD Provinsi, Forkopimda Muara Enim, Wakil KetuaTP PKK Muara Enim, Ketua PKK 4 Lawang, Wakil Ketua PKK Lahat, dan Ribuan masyarakat Muara Enim.

Kepala Dinas PMD Muara Enim, Emran Tabrani ketika dibincangi awak media mengatakan, “maksud dan tujuan dari acara adalah  menggali adat di kabupaten muara enim untuk dilestarikan dan pada saatnya nanti akan kita kolaborasikan dengan program kegiatan dinas Pariwisata yang menjadi 1 paket wisata, disamping alam semende, ada budaya akan kita jadikan 1 paket jadi tujuan wisata di muara enim khususnya

nanti kedepan kita akan gali potensi wisata lain di eks marga yang ada di kabupaten muara enim, akan kita kemas dulu seperti paket wisata

Jadi, harapan pemerintah, mudahan mudahan dengan pagelaran ini masyarakat miada enim bisa mengenal adat semende yang masih barlaku saat ini dan memperkenalkan wisata disemende, “Jelas Emran.

PLT Bupati Muara Enim H Juarsah SH dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Muara Enim terdiri dari banyak marge/Suku dari Semende, Lubai suku-suku empat petulai, Dangku, Rambang, Rambang kapak, tengah, dalam, belimbing, hujan Mas hingga gelombang dan Sungai Rotan. Hal inilah yang menyebabkan Kabupaten Muara Enim memiliki ikatan Persaudaraan yang kuat dengan kabupaten kota yang ada di sekitarnya baik dalam provinsi Sumatera Selatan maupun provinsi di luar Sumatera Selatan.

“Acara ini menampilkan budaya dan adat masyarakat Kabupaten Muara Enim dari Marga, dan untuk kali ini dari Marga/Suku Semende, yaitu tunggu tubang dengan adat istiadat menganut sistem matrilineal atau garis keturunan wanita, dalam hal ini harus tunggu tubang atau anak perempuan untuk menjaga harta warisan.

Harta ini bukanlah menjadi hak milik, harta itu adalah harta bersama harta keluarga seorang anak perempuan akan dilimpahkan harta keluarga ketika dia sudah berkeluarga atau menikah kecuali tumbuh terbang itu atau garis keturunan anak perempuan tertua itu tidak menginginkan atau tidak menerima atau tidak ada anak perempuan sehingga harta itu atau tumbuh-tumbuhan itu bisa dialihkan kepada anak Iaki-laki, ” Ungkap Juarsah saat menceritakan sedikit sejarah.

Sementara itu Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya mengatakan Kegiatan Colorful Muara Enim yang mengangkat Tunggu Tubang Culture, bisa menjadi contoh bagi Sekian banyak Kabupaten Kabupaten yang ada di indonesia, khususnya di Sumatera Selatan.

“Banyuwangi yang selama ini dikenal sebagai daerah yang panas, tapi kreativitas masyarakat yang diwadahi oleh pemerintahannya menampilkan kebudayaan dan kegotong royongan sehingga Kabupaten Banyuwangi menjadi kabupaten percontohan dan banyak di kunjungi, Pemerintah Kabupaten dapat menjadikan Muara Enim seperti itu,” Harap Herman Deru.

Gubernur yang akrap dipanggil Kak Deru menambahkan, salah satu cara itu untuk mengangkat kearipan lokal untuk meningkatkan Kabupaten di Sumsel, karena ini dijadikan program pemerintah Sumsel, Deru ingin masyarakat menjujung tinggi adat istiadatnya.

“Wilayah SDU, SDL dan SDU sangat dikenal di Sumsel bahkan di tingkat nasional, bahkan ada pelaksanaanya di satu propinsi yaitu di padang yang seperti ini. Gencarnya budaya asing masuk, tarian asing, Iebih di kenal dengan beragam goyangan, itu semua aksesoris saja, kita punya adat istiadat asli yang tak kalah menariknya, karena di setiap gerak setiap nyanyian ada proses edukasi kepada zuriyatzuriyatnya, kepada pak Juarsah terus giatkan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan ini,” Ucap Deru. (Ali).

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUARA ENIM - 28-May-2020, 10:48

Pemkab Muara Enim Gelar Rapat Persiapan Menghadapi Karhutla

MUBA - 27-May-2020, 19:53

1 PDP Covid 19 di Muba Meninggal Dunia

OKU - 27-May-2020, 18:56

OKU Belum Berencana Menerapkan PSBB Karena Beberapa Hal

MUBA - 27-May-2020, 18:45

Salurkan BLT Dana Desa Tahap Dua Untuk Kecamatan Lawang Wetan

MUBA - 27-May-2020, 18:28

Sekda Muba Imbau Perusahaan Ikuti Aturan UU Bayar THR Karyawan

MUBA - 27-May-2020, 18:27

Persiapan KUA PPAS TA 2021 Tekankan Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Pengurangan Kemiskinan

LAHAT - 27-May-2020, 18:13

PARISMAN : “PKB SIAP BERSINERGI DENGAN PEMERINTAH UNTUK HADAPI COVID-19”

MUBA - 27-May-2020, 18:11

DRA : Perusahaan Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Covid19

MUBA - 27-May-2020, 18:10

Bapak Perkosa Anak Tiri Sejak Kelas 3 SD

MUBA - 27-May-2020, 18:09

BLT Dana Desa Sungai Keruh Disalurkan Secara Cashless

MUARA ENIM - 27-May-2020, 18:08

Muara Enim Dapatkan Satu lagi Pasien Positif Covid 19

BANYU ASIN 27-May-2020, 18:07

SATU ORANG WARGA DESA TANJUNG LAUT FOSITIF CORONA

PAGAR ALAM - 27-May-2020, 14:18

MAKSIMALKAN PENCEGAHAN COVID-19 BNNK PAGAR ALAM LAKUKAN RAPID TEST TERHADAP PEGAWAINYA

PAGAR ALAM - 27-May-2020, 13:25

PELAYANAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN TETAP DILAKUKAN SECARA ONLINE

BANYU ASIN 27-May-2020, 10:19

KASUS FOSITIF COVID – 19 DI BANYUASIN MENJADI 54 KASUS

MUBA - 26-May-2020, 22:04

Sodingun SH Bagikam 300 Sembako Moncong Puti Di Desa Mulyo Asih

MUBA - 26-May-2020, 22:04

Jual LPG 3 Kg Diatas HET, Disdagperin Muba Minta Pengecer Disanksi Tegas

MUBA - 26-May-2020, 22:03

Indonesia New Normal Segera Diterapkan, Muba Perkuat Lini Pelayanan dan Pencegahan

OKU - 26-May-2020, 19:56

Penjelasan Pihak Terkait Bansos Beras Bulog OKU Yang Tidak Layak

MUBA - 26-May-2020, 16:56

BNPB Pusat : “Penanganan Covid-19 di Muba Patut Jadi Contoh Kepala Daerah lainnya”

MUARA ENIM - 26-May-2020, 16:33

Pertama Masuk Kerja, PLT Bupati Muara Enim Lakukan Sidak Ke Instansi Dinas

OKU - 26-May-2020, 15:56

Humas Satgas Covid-19 OKU Umumkan Hasil Swab 2 Pasien Negatif

PAGAR ALAM - 26-May-2020, 14:32

HARI PERTAMA KERJA USAI IDUL FITRI 1441 H, WALI KOTA PAGAR ALAM KUNJUNGI DINAS SOSIAL

MUBA - 26-May-2020, 10:15

Jalani Isolasi 10 Hari, PDP 51 Berusia 75 Asal Muba Meninggal Dunia

MUBA - 25-May-2020, 23:55

1 orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Warga NTB bekerja di salah satu Perusahaan di Muba

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO