ISI

Camat Suak Tapeh Pantau Kegiatan Serasi


10-October-2019, 23:19[post-views]


BANYUASIN — Program SERASI yang dilakukan di Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin disambut optimisme petani. Program yang digelontorkan langsung oleh Kementrian Pertanian RI tersebut antusias disambut pemerintah daerah utamanya para petani padi.

“Kami senang Camat Suak Tapeh dan Pak Kades Lubuk Lancang datang sendiri dan menyaksikan kesiapan para petani melihat langsung kegiatan Serasi,” kata Ketua Kelompok Tani Alimin.

Lahan rawa di wilayah mereka memang perlu ditangani dengan lebih intens. Dirinya dan kelompok tani lainnya, berjanji akan memaksimalkan bantuan bibit dan alsintan dari pemerintah untuk meningkatkan hasil gabah.

“Kini kita bisa bekeja cukup ringan mengolah tanah. Alat berat diturunkan untuk menormalisasi parit menyelesaikan lahan rawa,” ungkap dia.

Masyarakat dan kelompok tani sangat mendukung swasembada pangan dari lahan rawa. Adanya program ini supaya tidak perlu impor beras,” sebut dia sembari menambahkan Kedepan kita akan terus tingkatkan hasil padi yang diperuntukan untuk swasembada menuju petani bangkit.

Secara bertahap, program Serasi yang dilakukan oleh Kementrian Pertanian ini mulai tahap pengarapan dan pengaturan drainasi air tangul. Terlihat beberapa exavator beroprasi guna menata dan membangun lalu lintas air agar tersalurkan betul-betul baik.

Kepala Desa Lubuk Lancang Rusdi Tamrin sangat bersyukur program Serasi menyentuh ke wilayah desanya. “Kita bersyukur dan berterimakasih, salah satu desa diwilayah daratan yang mendapat program Serasi yakni Desa Lubuk Lancang,” tutur dia.

Sementara diksempatan itu Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si berpesan kepada operator excavator, agar bekerja keras dan memanfaatkan alat berat dengan maksimal. “Kita ingin menggerakkan pertanian secara modern sesuai yang diharapkan Bapak Presiden. Karena kita ini bekerja bukan untuk ketersediaan pangan di Suak Tapeh saja, tetapi untuk Indonesia,” ujar Sashadiman saat pantau program SERASI tersebut.

Camat Sahadiman Ralibi memperhatikan dari dekat air mengalir di saluran irigasi yang sudah berfungsi dengan baik. Ia meyakini jika program ini berjalan dengan baik, maka petani bisa untung dua kali lipat.

Sesuai dengan mimpi besar yang dicita-citakan pemerintah menyejahterakan petani salah satunya melalui program SERASI.
“Untuk membuat ini semua anda dipungut biaya, ndak?” tanya Sashadiman pada ketua kelompok tani Alimin. “Tidak, malah kita dikasih uang untuk operasional pembuatan saluran irigasi,” jawab Alimin.

Camat Sashadiman mengaku, dengan irigasi yang baik ia optimistis pendapatannya akan meningkat seiring produksi padi yang juga akan terus meningkat. “Sekarang kita punya varietas baru namanya Inpara 2, yang sudah terbukti produktivitasnya di lahan rawa. Maksimal bisa 6 ton per hektare. Bisa, enggak?” tantang Sashadiman.

“Itu baru sekali, kalau bisa tanam tiga kali setahun, berapa kali lipat pendapatan petani meningkat? Terlebih nanti di sini akan mekanisasi semua. Kita transformasi dari pertanian tradisional ke pertanian mekanik,” jelas Sashadiman. (Adm)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUBA - 29-May-2020, 23:58

Tingkatkan Keamanan Kampung, Dodi Reza Aktifkan Siskamling di Muba

OKU - 29-May-2020, 22:16

Ke-absahan Surat Keterangan Hasil Swab Dari Kepala Puskesmas Lubuk Batang Dipertanyakan

OKU - 29-May-2020, 21:26

Sekda OKU Mendengarkan Arahan Dari Mendagri

LAHAT - 29-May-2020, 20:27

Warga Pasar Baru Lahat Tewas Tergeletak di Sekitar Kantor Camat Gumai Talang Lahat

MUARA ENIM - 29-May-2020, 19:10

DPP, DPW Sumsel Dan DPC PKB Muara Enim Bagikan Bantuan Covid-19

MUBA - 29-May-2020, 18:49

Usai Lebaran, Sekretariat DPRD Muba Cukur Rambut Bersama Sekaligus Halal Bi Halal

LAHAT - 29-May-2020, 18:12

Polres Lahat Ungkap Kasus Pembunuhan Security PT Lonsum

MUBA - 29-May-2020, 18:00

Wabup Muba Serahkan BLT Dana Desa Tahap Dua Warga Teluk Kijing III

MUBA - 29-May-2020, 17:59

KADIN Sumsel Salurkan Bantuan Paket Sembako dan APD

MUBA - 29-May-2020, 17:58

Ingatkan Warga Muba Manfaatkan Isi Sensus Penduduk Online di Hari Terakhir

PALI - 29-May-2020, 17:57

Pemerintah Sibuk Perangi Covid-19, Oknum Kades Di PALI Ini Diduga Asik Pesta narkotika

PAGAR ALAM - 29-May-2020, 15:25

SHOLAT BERJAMAAH DI MASJID DIPERBOLEHKAN, MASYARAKAT DIMINTA PATUHI PROTOKOL KESEHATAN

BANYU ASIN 29-May-2020, 08:41

BANYUASIN, MULAI HARI INI BOLEH SOLAT BERJAMAAH DI MASJID & MUSHOLLAH

MUARA ENIM - 29-May-2020, 04:41

Ada Tujuh Pasien Covid 19 di Muara Enim Sembuh

MUARA ENIM - 29-May-2020, 00:04

Harga Telur Dipasar Muara Enim Masih Tetap Stabil

MUARA ENIM - 29-May-2020, 00:04

Kapolres Muara Enim Tepis Isu Adanya Kabar Anggota Nya Berobat Di RS Rabain

MUBA - 28-May-2020, 21:57

Positif terkonfirmasi Covid-19 di Muba hari ini Bertambah 6 Kasus

MUBA - 28-May-2020, 18:46

DRA : “Semua Elemen Bersatu Hadapi Covid-19”

MUARA ENIM - 28-May-2020, 17:04

Gerbong Pemkab Muara Enim Mulai Bergerak, Pejabat Eselon 2, 3 dan 4 Di Lantik

MUBA - 28-May-2020, 15:41

Nenek Zumiah Berusia 100 Tahun Warga Talang Piase Mendapatkan BLT Dana Desa

MUBA - 28-May-2020, 15:39

LP Kasus Narkoba Berskala Besar Berhasil Diungkap Satres Narkoba Polres Muba

MUARA ENIM - 28-May-2020, 10:48

Pemkab Muara Enim Gelar Rapat Persiapan Menghadapi Karhutla

MUBA - 27-May-2020, 19:53

1 PDP Covid 19 di Muba Meninggal Dunia

OKU - 27-May-2020, 18:56

OKU Belum Berencana Menerapkan PSBB Karena Beberapa Hal

MUBA - 27-May-2020, 18:45

Salurkan BLT Dana Desa Tahap Dua Untuk Kecamatan Lawang Wetan

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO