ISI

Kemenag Banyuasin Bersama FUKB Gelar Dialog Sadar Kerukunan Lintas Sektoral


8-October-2019, 18:36[post-views]


BANYUASIN — Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuasin Gelar Dialog Sadar Kerukunan Lintas Sektoral dan Lintas Lembaga Keagamaan Kabupaten Banyuasin, bertempat di Mess Pemkab Banyuasin yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyuasin H. M. Arkan Nurwahuddin didampingi PPID/ Kasubag TU H. Iskandar Mahyudin, Selasa (08/10).

Hadir pada acara tersebut Ketua FKUB Kabupaten Banyuasin K. H. M. Rasyid Sobri Perwakilan Kesbangpol dan juga Hadir Kasi Bimas Islam H. Lukman., Kepala Penyelenggaraan Syariah Ahmad Nizam di ikuti pesertanya sebanyak 46 orang terdiri dari 18 utusan dari berbagai lintas lembaga keagamaan di Kabupaten Banyuasin.

Utusan tersebut diantaranya FKUB Kabupaten Banyuasin, Tokoh Agama Kristen, Tokoh Agama Katholik, Tokoh Agama Hindu, Tokoh Agama Budha., tokoh agama Islam, KUA Kecamatan Banyuasin III, KUA Betung, KUA Kecamatan Suak Tapeh, KUA Kecamatan Talang Kelapa., KUA Sembawa.

Selanjutnya Perwakilan Pondok Pesantren, Perwakilan Nahdlatul Ulama, Perwakilan Muhammadiyah, Penyuluh Agama Islam, DMI Banyuasin., MUI Banyuasin, BKPMRI Banyuasin, dan utusan Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin dan diharapkan utusan ini dapat membawa aspirasi menyebar di masyarakat.

Kegiatan dialog ini mengangkat tema “Menolak Intoleransi dan Radikalisme bagian terpenting dalam keragaman Agama, corak budaya dan berpegang pada prinsip kebhinekaan dalam Demokrasi Pancasila”

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin H. M. Arkan Nurwahiddin dalam sambutannya mengatakan bahwa di kesempatan baik ini merupakan kesempatan bersilaturrahmi peduli terhadap Kerukunan umat beragama.

Kepala Kantor H. M. Arkan Nurwahiddin menegaskan, bahwa Kerukunan umat beragama ini harga mati, mahal tidak boleh ditawar tawar, dimana sejarahnya muncul ide-ide mengusulkan dibentuknya FKUB di tahun 2005 lalu.

“Dengan adanya Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) di jabat oleh Kasubbag Inmas dan Kasubbag Tata Usaha untuk di Kabupaten/ Kota dapat meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuaain untuk menghasilkan layanan informasi yang berkualitas,” katanya.

Lalu, hasil dari pertemuan berbagai utusan itu terbentuknya kesempakatan Pemerintah yang dikenal dengan SKB 2 Menteri. Artinya peraturan ini berasal di buat oleh utusan masyarakat itu sendiri.

“Zero Konflik di Banyuasin Harga Mati. mahal bukan untuk ditawar tawar, tegas H.M. Arkan Nurwahiddin mengingatkan kita Pentingnya harus mempertahankan Wilayah Zero Konflik.

Dikatakan H. M. Arkan bahwa keberadaan FKUB Kabupaten Banyuasin tugasnya membantu Pemerintah khusus Pemerintah Daerah di Banyuasin. Tugas kinerjanya memberikan pemahaman pemahaman umatnya masing masing. Apabila kita menjaganya dari sejak awal dan dengan adanya dialog meracu ada kegiatan seperti ini adanya dialog kerukunan umat beragama.

“Seharusnya adanya Pembangunan gedung sekretariat FKUB di tiap Kabupaten Kota dan Harus ada terjalin komunikasi antara Kesbangpol dan FKUB,”. sorot H.M. Arkan Nurwahiddin menjelaskan sejarah berdirinya FKUB pertama kali memperjelas Peraturan SKB Menteri.

Menurut H. M. Arkan Nurwahudin, Pernah berdiri FKUB dilaksanakan Agenda kegiatan FKUB waktu itu masuk dan pernah berziarah kunjungan kerja ke tempat tempat Agama. Hasil kunjungan tersebut akan dievaluasi sebagaimana dapat diterapkan menjaga kerukunan umat di Indonesia. Seperti halnya kunjungan kepusat agama seperti : Yarusalem dahulunya, kemudian bagi umat Islam sekarang kota Mekkah dan bagi umat Budha adalah India serta tempat ibadah lainnya.

Pentingnya dalam suatu kehidupan adalah Kerukunan. ” Jangan indah dulu baru kita rukun dan tersenyum,” sampai H. M. Arkan Nurwahiddin menyarankan Kedepannya, wacana pertemuan antara tokoh agama bertempat di Kemenag Banyuasin digagas per Tri Wulan sekali.

Sejauh ini, Kementerian Agama juga telah menganggarkan operasional kegiatan bagi kepengurusan anggota terlibat di FKUB itu sendiri. Lalu, Siapa yang dapat menyelesaikan konflik, jawabannya adalah tokoh agama. Tujuanya untuk menangkal Radikalisme.”Sedangkan Radikalisme itu bisa saja ada masuk di dalam keragaman umat agama apasaja umumnya,” katanya.

Seperti dikatakan Menteri Agama H. Lukman Hakim Saifuddin bahwa kita harus Moderat, maka, perbedaan itu adalah anugerah, sedangkan Allah SWT /Tuhan menegaskan bisa saja untuk menjadi satu umat beagama saja.

Tentunya, Dalam ajaran Islam penegasan toleransi itu mengenal ” Lakum diinukum waliyadiin, bagimu agamamu bagiku agamaku,” ujar H.M. Arkan Nurwahiddin mengingatkan agar perlu diketahui agama lain.

Dengan demikian jelas dia, kita tidak bisa memaksakan kehendak Agama kepada orang yang sudah beragama. Selanjutnya, Diperlukan sufford ada kepedulian dari Pemerintah terhadap para tokoh tokoh Agama perduli terhadap Kerukunan umat beragama.

Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin H. Askolani telah mempersilahkan pemakaian Gedung Serba Guna Sedulang Setudung untuk di pergunakan agama yang diakui hari besar Agama. “Mari kita sama-sama dalam menjaga kerukunan umat beragama khususnya di Kabupaten Banyuasin” ajaknya.

Sementara itu, Menurut PPID Kasubbag TU H. Iskandar Mahyudin bahwa diakhir acara ini dilaksanakan penandatanganan kesepakatan dalam Kerukunan beragama. (Adm)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUBA - 30-June-2020, 16:22

Bupati Muba Dodi Reza Hadiri Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Karhutbunlah di Ogan Ilir

MUARA ENIM - 30-June-2020, 15:47

Antisipasi Karhutla, Pemkab Muara Enim Terima Bantuan Dana Dari Gubernur Sumsel

PAGAR ALAM - 30-June-2020, 15:46

KEJARI PAGAR ALAM KEMBALI TETAPKAN TERSANGKA DALAM KASUS PAGAR MAKAM

OKI - 30-June-2020, 13:58

Bobol Mess Bekas Tempat Kerja, Pemuda Ini Ditangkap Sedang di Rumah Teman Wanitanya di OKI

BANYU ASIN 30-June-2020, 12:40

KELOMPOK TANI KARANGTARUNA DESA SUKARAJA BARU PEDULI MASYARAKAT MANFATKAN LAHAN PERKARANGAN RUMAH

MUBA - 30-June-2020, 12:37

Bupati Muba DRA Minta Pengelolaan PT Petro Muba lebih Profesional

LAHAT - 30-June-2020, 11:28

Kades Payo, Himbau Masyarakat Untuk Tetap Waspada Terkait Covid 19

LAHAT - 30-June-2020, 11:28

Camat Merapi Barat Ikut Serta Salurkan BLT DD Tanjung Telang

PAGAR ALAM - 30-June-2020, 11:01

KASUS PAGAR MAKAM, KEJARI PAGAR ALAM SEBUT ADA TERSANGKA LAIN

MUBA - 29-June-2020, 23:15

Update Covid-19 Muba : Bertambah 1 Positif, Total 6 Terkonfirm positif

PAGAR ALAM - 29-June-2020, 21:26

Kantor Samsat Pagaralam Tutup 14 Hari, Wajib Pajak Diimbau Bayar Melalui Aplikasi Samsat CERIA

OKU - 29-June-2020, 21:00

Niat Awal Hendak Cari Kerja, Malah Curi HP Milik Orang Lain

PAGAR ALAM - 29-June-2020, 20:44

MANTAN KADIN SOSIAL KOTA PAGAR ALAM DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA

BANYU ASIN 29-June-2020, 20:28

Otak Perampokan dan Pemerkosa di Banyuasin Tewas Ditembak, Kapolres : Baru Bebas Program Asimilasi

MUBA - 29-June-2020, 19:18

Muba Mulai Gelontorkan Bantuan Pangan Cadangan

MUBA - 29-June-2020, 18:43

Pemkab Muba Lakukan Serah Terima Memoir Jabatan Antara Pejabat Lama Dan Pejabat Baru

MUARA ENIM - 29-June-2020, 18:25

Sambut Pringatan KBN Ke 27, Pesan H Juarsah : “Generasi Muda Jauhi Seks Pranikah Dan Napza”

BANYU ASIN 29-June-2020, 18:23

PWI BANYUASIN BAGIKAN SERTIFIKAT KE ANGGOTA ORIENTASI

MUARA ENIM - 29-June-2020, 18:17

Asisten 1 Pemkab Muara Enim, Minta Perusahaan Manfaatkan Tenaga Kerja Lokal

BANYU ASIN 29-June-2020, 16:35

AKSIBEGAL MARAK TERJADI GUNAKAN SENPI DAN SAJAM DIBANYUASIN

MUBA - 29-June-2020, 16:00

Datangi Kantor Bupati Muba, Kapolres Berikan Buket Bunga Tanda Cinta Kasih Polri

MUSI BANYUASIN 29-June-2020, 15:57

HUT Bhayangkara Ke-74, Polres Muba Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan

LAHAT - 29-June-2020, 15:08

DPC PDIP Lahat, Beri Dukungan Untuk Polri Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Bendera Partai

MUARA ENIM - 29-June-2020, 13:37

PASANG KB GRATIS DI POSKESDES DESA TELUK JAYA KEC. KELEKAR

LAHAT - 29-June-2020, 12:22

Satnarkoba Polres Lahat Tangkap Bandar Narkoba Di Bumi Seganti Setungguan

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO