ISI

PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK, BERHASIL DIRINGKUS POLRES KOTA PAGAR ALAM


3-January-2019, 19:53[post-views]


PAGAR ALAM, SO – Peristiwa penemuan dua jasad yang sebelumnya ditemukan sudah membusuk dan sulit dikenali dialiran Sungai Lematang Lahat kini terungkap, keduanya bernama Ponia (35) dan Selvia (13) warga Gunung Gendang, Kelurahan Besemah serasan Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagar Alam.

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Ajo SIK pada Press Conference yang digelar di MaPolres Pagaralam mengatakan, pembunuhan terhadap kedua korban merupakan pembunuhan terencana. Para pelaku ditangkap di satu tempat yang sama di Jalan Pemancingan Dua, Kelurahan Serengseng Kota, Jakarta Barat, Provinsi DKI tepatnya di rumah Penampungan TKI (2/1) 2019 pada pukul 13:00 WIB.

“Otak pembunuhan ini dilakukan seorang perempuan bernama Tika Heri (31) tercatat sebagai warga Jalan Mangga Prumnas Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan, serta dua tersangka pelaku pembunuh bayaran bernama M. Riko Apriadi (20) warga Kecamatan Lesung Batu, Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang serta M. Jefri Ilto Saputra (17) warga Perumnas Talang Jering, Kecamatan Talang Kelapo, Kota Palembang, “ungkap Kapolres saat press conference di Mapolres Pagar Alam, Kamis (3/1).

Dikatakan Kapolres, para pelaku sudah merencanakan pembunuhan selama sepuluh hari sebelum kejadian.Motif pembunuhan dikarenakan hutang piutang, yakni lantaran tersangka Tika sakit hati karena selalu ditagih oleh korban.

Kedua korban habisi di area perkebunan, simpang Mbacang, Kecamatan Dempo Tengah Pagaralam. Kedua korban dijemput langsung pelaku di rumahnya pada hari Rabu, 19/12 2018 pukul 17:00 Wib oleh ketiga pelaku dengan mengendarai sebuah mobil kemudian diajak ke tempat kejadian perkara.

“Saat di TKP Ponia turun duluan dari mobil dan langsung dipukul pelaku Riko dengan sebuah kayu ke muka korban sehingga korban terjatuh, pelaku Riko terus memukul korban berurang kali, karena masih bernapas korban dicekik,” terang Kapolres.

Sementara Korban Selvia melihat ibunya dibunuh kemudian sempat melarikan diri, namun berhasil di tangkap dan dipukul dengan kayu hingga tak bernapas juga. Setelah mengeksekusi kedua korban, para pelaku membawa kedua korban yang sudah tak bernapas ke Jembatan Endikat pada pukul 21:00 wib lalu keduanya dibuang dengan cara di lempar ke dasar jembatan Endikat.

“Para pelaku akan kita kenakan Pasal 340 KUHP dengan Ancaman Hukuman Mati Atau seumur hidup, serta akan kita dalami apakah ada pihak lain yang ikut terlibat dalam rencana pembunuhan ini,”pungkas Kapolres. (SO/Lianpga)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

BANYU ASIN 14-January-2019, 19:18

Mulai Tahun Ini Visi dan Misi Banyuasin Bangkit Harus Dilaksanakan Seluruh Perangkat Daerah

BANYU ASIN 14-January-2019, 18:31

Pemkab Banyuasin Kembali Gagal Raih Penghargaan Adipura

OKU - 14-January-2019, 13:23

Acara Penyuluhan Hukum Program “Jaksa Masuk Sekolah” di SMA Negeri 3 OKU

LAHAT - 14-January-2019, 12:18

BERDASARKAN GIO POLITIK, KEMENANGAN JON HERI PIMPIN PWI SUMSEL SULIT UNTUK DIBENDUNG

PAGAR ALAM - 14-January-2019, 10:40

MUSCAB KE – II DPC PPMI PAGAR ALAM BERJALAN LANCAR

PALEMBANG - 12-January-2019, 22:39

TIM RELAWAN CALON DPD RI NOMOR 37 SE-PALEMBANG, RESMI DI KUKUHKAN

OKU - 12-January-2019, 22:33

Rangkaian Baksos Polres OKU di Semidang Aji

LAHAT - 12-January-2019, 20:53

ADA APA ? DODO ARMAN SIBUK DEMO, SUBARDI SIBUK KAMPANYE

LAHAT - 12-January-2019, 18:19

APRESIASI PRESTASI DON JON PUTAR RODA ORGANISASI PWI SUMSEL

PAGAR ALAM - 12-January-2019, 12:53

KENDARAI SEPEDA MOTOR, WAKO PAGAR ALAM TINJAU KONDISI TERKINI PASAR NENDAGUNG

LAHAT - 12-January-2019, 11:26

JON HERI : JIKA TERPILIH, SAYA AKAN MEMPOSISIKAN DIRI KETUA PWI BUKAN KETUA KELOMPOK

LAHAT - 12-January-2019, 10:03

KEHADIRAN CALON DPD RI NO 31 HJ. EVA SUSANTI GEGERKAN MASYARAKAT LAHAT

OKU - 11-January-2019, 22:19

Manager PLN ULP Baturaja : Listrik Padam Karena Konduktor Tersambar Petir

OKU - 11-January-2019, 20:31

Kapolres OKU Berikan Bantuan Kursi Roda Pada Eko Yang Lumpuh, Ada Juga Kue Ultahnya Yang Unik

PAGAR ALAM - 11-January-2019, 20:27

TINGKATKAN SINERGITAS, KAPOLRES PAGAR ALAM SEDIAKAN RUANGAN KHUSUN UNTUK WARTAWAN

PALEMBANG - 11-January-2019, 19:46

Mengenal Hadi Prayoga Bersama Misinya Untuk PWI SUMSEL

LAHAT - 11-January-2019, 19:44

ANGGOTA DPRD LAHAT ANGKAT BICARA TERKAIT KEJANGGALAN HASIL TEST KPU LAHAT

LAHAT - 11-January-2019, 10:28

DIDESAK MASYARAKAT, INI JAWABAN SUBARDI

PALEMBANG - 11-January-2019, 09:38

Jon Heri Punya Cara Sejahterakan Wartawan

LAHAT - 10-January-2019, 19:29

WALAU BANYAK BALEHO/SPANDUK  HILANG, TIM RJ. 6. 37 TETAP TERUSKAN PERJUANGAN

OKU - 10-January-2019, 16:33

BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit IS Baturaja Sosialisasi Bersama, Warga Perlu Tau Keputusan Pemprov Sumsel Telah Hentikan Program Jamsoskes Sumsel Semesta Per 1 Januari 2019

LAHAT - 10-January-2019, 14:25

DIDUGA ADA KEPENTINGAN POLITIK, “HASIL KEPUTUSAN KPU SUMSEL DAN KPU RI” DI GUGAT

OKU - 9-January-2019, 21:34

Kepsek SMP Negeri 2 OKU : Terima Kasih Kepada Gubernur Sumsel Atas Pemberian Bantuan Komputer

JAKARTA - 9-January-2019, 20:22

TERKAIT DUGAAN KORUPSI PDAM 24 M, NCW LAHAT LAPORKAN ASWARI RIFAI KE KPK

PAGAR ALAM - 9-January-2019, 20:20

KAPOLRES PAGAR ALAM TINJAU BEBERAPA TITIK TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA PILEG DAN PILPRES 2019

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO

  • film pengkhianat
  • LAGU DAERAH SUMSEL
  • BPJS KESEHATAN