ISI

SUSNO DUADJI : SOAL MONEY POLITIK DI LAHAT, “TANGKAP” POLISI TAK PERLU TUNGGU PANWASLU


10-July-2018, 15:10[post-views]


JAKARTA – Mantan Kabareskrim Susno Duadji angkat bicara soal masifnya praktik money politic di Kabupaten Lahat. Menurutnya, polisi harus segera menindak tegas semua pihak yang terlibat dan tidak perlu menunggu Panwaslu.

“Jadi soal kasus Lahat, sepanjang itu sudah nyata suap ngapain polisi harus nunggu. Ini catat dan ditulis ya. Jangan kita menjadi mental bengkok, seolah-olah harus nunggu Panwas. Kalau begitu rusak republik ini, berarti kita berlindung untuk tidak bekerja atau berlindung untuk mendiamkan,” kata Susno Duadji dalam diskusi DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan bertajuk ‘Membongkar Kejahatan Money Politic pada Pilkada 2018: Antara Regulasi dan Tradisi di Jakarta, Selasa (10/7).

Dalam diskusi tersebut, Selain Susno turut hadir sebagai narasumber yaitu Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis, Pengamat Pemilu dari UI Ade Reza Hariyadi, dan Pemantau Pemilu dari Perludem Fadli Ramadhanil.

Menurut Susno, aturan pengusutan kasus dalam UU Pemilu dan Pilkada sama sekali tidak mengesampingkan hal-hal yang telah diatur di dalam KUHP, KUHAP dan UU KPK.

“Perlu diingat UU Pemilu tidak mengesampingkan aturan pidana dalam KUHAP dan KUHP khusus Pasal tentang penyuapan, juga UU KPK Pasal tentang Korupsi. Jadi kalau ada suap cukup satu lembar amplop berisi uang Rp10 ribu saja sudah cukup, tak perlu menunggu harus 50 persen kecamatan,” tegas Susno.

Sebagai ilustrasi, Susno juga mencontohkan apabila ada tindak pidana pembunuhan dalam proses kampanye Pilkada maka polisi juga tak perlu menunggu panwas untuk menangkap pelaku karena aturan dalam KUHP sudah jelas.

Susno menjelaskan dari sisi teknik penyidikan, menangkap pelaku kasus money politic lebih gampang daripada tindak pidana pencurian jemuran karena disitu sudah jelas pasti ada pelaku penyuapan, ada pasangan calon, tim sukses, ada penerima, dan penyedia dananya.

Seharusnya, kata Susno, Panwaslu lah yang aktif sendiri

Sebelumnya, sejumlah pihak mengeluhkan lembannya penanganan kasus money politic di Pilkada Lahat yang dilakukan oleh pasangan Cik Ujang-Haryanto.

“Memang sudah ada yang tersangka, tapi aktor utama money politic yang sangat nyata membagi-bagikan uang seperti diperkuat kesaksian warga belum juga ditetapkan tersangka. Seperti kakak beradik ponakan Cik Ujang yaitu Anggota DPRD Demokrat Fitrizal dan Dadang Ketua RT di Pasar Bawah. Ada juga Iwan Sami dari Tanjung Aur Kikim Tengah, dan tentu saja korporasi penyuplai dananya, mereka semua layak tersangka,” kata koordinator Pergerakan Pemuda Sumsel Menolak Money Politic (PPSMMP) Riyan Hidayat (SABRAN)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

BANYU ASIN 16-November-2018, 17:05

Ketua Fraksi – Fraksi DPRD Banyuasin Sampaikan Pandangannya Terkait RAPBD 2019

PALI - 16-November-2018, 17:01

CAMAT TALANG UBI HARDIN : “KADES HARUS BISA BEKERJASAMA DENGAN PERANGKAT DAN MASYARAKAT

BANYU ASIN 16-November-2018, 15:55

Jum’at Barokah, Polsek Mariana Berikan Paket Sembako Pada Warga Tak Mampu

BANYU ASIN 16-November-2018, 15:54

Polsek Talang Kelapa Tertibkan Juru Parkir Liar

BANYU ASIN 16-November-2018, 11:47

Terhalang Jaringan, Madrasah Kesulitan Selanggarakan UNBK

BANYU ASIN 16-November-2018, 11:46

Polres Banyuasin Kehilangan Perwira Terbaiknya

LAHAT - 16-November-2018, 07:45

INI DIA PERKEMBANGAN POLITIK, HAMKA DUKUNG AHMAD SUBARDI

OKU TIMUR 15-November-2018, 23:27

RIBUAN PRAJURIT TNI AD DAN ALUTSISTA DIKERAHKAN PADA PUNCAK LATIHAN ANTAR KECABANGAN DI MARTAPURA-BATURAJA

PAGAR ALAM - 15-November-2018, 23:11

DI PAGARALAM, APK JOKOWI – MA’RUF LANGGAR PERATURAN KAMPANYE

BANYU ASIN 15-November-2018, 23:07

Bantuan Penghuni Rumah Dari Kementrian PUPR Menuai Masalah

BANYU ASIN 15-November-2018, 23:05

DPRD Banyuasin Bahas RAPBD 2019 Bersama Bupati Banyuasin

BANYU ASIN 15-November-2018, 23:03

Tim VII Sumsel Gelar Rapat Perdana Di Gereja Pantekosta GPDI Banyuasin

LAHAT - 15-November-2018, 22:37

MASYARAKAT KAB LAHAT RINDU INGIN BERTEMU LANGSUNG SRI KUSTINA DAN KUSWARI MARZUK

OKU - 15-November-2018, 20:52

Desingan Peluru dan Dentuman Jadi Atraksi Menarik Dalam Latgab Ancab di Titik Tinjau

PALI - 15-November-2018, 17:13

GAGAL LARIKAN ISTERI ORANG, SK KEPERGOK DAN NYARIS TEWAS DIHAKIMI WARGA

LAHAT - 15-November-2018, 16:42

BUPATI LAHAT DI DEMO, LAKUKAN KOLUSI-NEPOTISME ATAS PELANTIKAN DIRUT PDAM

BANYU ASIN 15-November-2018, 15:57

100 Anggota Linmas Ikuti Pembinaan Dari Kapospol Air Kecamatan Air Salek

BANYU ASIN 15-November-2018, 15:56

Polres Banyuasin Rutin Gelar Binrohtal Setiap Kamis Pagi

PALI - 15-November-2018, 10:27

CEGAH BERJANGKITNYA PENYAKIT RABIES, DINAS PERIKANAN PALI GELAR SOSIALISASI

BANYU ASIN 15-November-2018, 10:27

Jaga Kamtibmas, Polsek Muara Telang Gelar KKYD

OKU TIMUR 14-November-2018, 23:54

PANGDAM II/SWJ KUNJUNGI MARKAS YONARMED 15/105 TARIK MARTAPURA

BANYU ASIN 14-November-2018, 23:14

Perguruan Tinggi UNAIR Surabaya Sosialisasi Di SMA Plus Negeri 2 Banyuasin III

BANYU ASIN 14-November-2018, 23:12

Tekan Angka Kematian, Dinkes Banyuasin Gelar Bimbingan Teknis PSC 199

OKU - 14-November-2018, 21:23

Puncak HUT PT.Semen Baturaja di Wisma Ganesha

PALEMBANG - 14-November-2018, 19:45

CATATAN JIHAN, KERUSAKAN LIGHT RAIL TRANSIT PALEMBANG

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO

  • film pengkhianat
  • LAGU DAERAH SUMSEL
  • BPJS KESEHATAN