ISI

WARGA KELURAHAN SUKAMORO KECAMATAN SEMBAWA DIMAKAN BUAYA


9-July-2018, 00:42[post-views]


BANYUASIN — Keganasan buaya Muara Limau Kecamatan Sembawa kembali memakan manusia kali ini korbannya salah seorang warga Kelurahan Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa yang identitasnya belum diketahui.

Korban diterkam reptil buaya ketika sedang memasang umpan kekail mata pancing di tepi Galian Gajah PT Kasih Agro Mandiri (KAM) Persisnya di Parit Batas Desa Pulau Muning dengan Desa Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin Minggu (8/7) pukul 15 00 WIB.

Korban yang belum diketahui identitasnya sedang bersama dua orang rekannya mendatangai lokasi kejadian sekitar pukul 15 00 WIB. Mereka langsung menempatkan motor diatas tanggul galian sesaat sebelum diterkam buaya.

“Korban memang dimakan buaya, korban romnbongan mancing datang bersama tiga sampai 5 orang hendak mancing di lokasi dimana persis setahun yang lalu pernah ada orang dimangsa buaya juga disini,” Ujar Kadis Kesbang Pol dan BPBD Kabupaten Banyuasin Drs. Indra Hadi.

Indra Hadi mengatakan, dilokasi tersebut memang banyak reptil buaya mungkin orang pendatang tidak tahu bahwa disitu ada peringatan buaya. Kronologis kejadian kata Indra, korban saat itu sedang memasang umpan pancing lalu korban selesai memasang umpan korban mencuci tangan.

“Saat itulah buaya yang sudah ada di dekat korban menerkam lalu membawa masuk korban ke dalam air,” terang Indra.

Begitu rekan korban di terkam buaya jelas Indra, lalu dua rekan korban berteriak minta pertolongan kepada warga yang lain untuk meminta bantuan. “Warga desa yang tidak terlalu jauh dari tempat kejadian lalu memberikan kabar dan bantuan, wargapun lalu mencari kesana kemari dari ujung ke pangkal sungai,” kata Indra.

Namun hingga berita ini diturunkan korban belum juga ditemukan. Dugaan sementata korban masih didasar sungai. Sementara warga yang sejak sore hingga malam hari bertambah banyak jumlahnya hingga mencapai ratusan orang dari beberapa desa sekitar.

Menurut dra Hadi, bahwa daerah lokasi tersebut memang habitat buaya, dari tahun 2008 sampai sekarang tahun 2018 sudah belasan orang korban dimakan buaya dialiran Sungai Limau dan sekitarnya.

“Jarak antara TKP dengan Muara Sungai Limau sekitar 1 Km memungkinan saja korban masih berada disekitar sekitar TKP belum sampai ke Muara. Karena kejadian sebelumnya dengan lokasi yang sama korban hanya diseret sekitar 100 meter dari TKP,” Ujar Indra Hadi.

Sementara Kades Pulau Muning Ali Usman saat dikonfirmasi melalui HP yang turut mencari jasad korban itu mengatakan, jasad korban belum ditemukan sampai saat ini disekitar TKP. Sejak sore hingga malam hari masih terlihat buaya muncul dipermukaan air.

“Saya melihat jelas ada beberapa ekor buaya disekitar TKP, Karena tidak ada upaya lain untuk masuk ke dasar sungai, warga hanya menunggu diatas tanggul saja sampai buaya tersebut melepaskan gigitannya,” Ujar Ali Usman.

“Warga berharap korban masih utuh belum dimakan buaya seperti korban sebelumnya ditemukan dalam kedaan baik tidak jauh dari tempat korban disambar buaya,” tandasnya. (Adam)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 16-November-2018, 21:15

TIM KELUARGA CALEG DPR RI NO 6 DAN CALEG DPD RI NO 37 TAK KENAL LELAH MENUJU KEMENANGAN

BANYU ASIN 16-November-2018, 17:05

Ketua Fraksi – Fraksi DPRD Banyuasin Sampaikan Pandangannya Terkait RAPBD 2019

PALI - 16-November-2018, 17:01

CAMAT TALANG UBI HARDIN : “KADES HARUS BISA BEKERJASAMA DENGAN PERANGKAT DAN MASYARAKAT

BANYU ASIN 16-November-2018, 15:55

Jum’at Barokah, Polsek Mariana Berikan Paket Sembako Pada Warga Tak Mampu

BANYU ASIN 16-November-2018, 15:54

Polsek Talang Kelapa Tertibkan Juru Parkir Liar

BANYU ASIN 16-November-2018, 11:47

Terhalang Jaringan, Madrasah Kesulitan Selanggarakan UNBK

BANYU ASIN 16-November-2018, 11:46

Polres Banyuasin Kehilangan Perwira Terbaiknya

LAHAT - 16-November-2018, 07:45

INI DIA PERKEMBANGAN POLITIK, HAMKA DUKUNG AHMAD SUBARDI

OKU TIMUR 15-November-2018, 23:27

RIBUAN PRAJURIT TNI AD DAN ALUTSISTA DIKERAHKAN PADA PUNCAK LATIHAN ANTAR KECABANGAN DI MARTAPURA-BATURAJA

PAGAR ALAM - 15-November-2018, 23:11

DI PAGARALAM, APK JOKOWI – MA’RUF LANGGAR PERATURAN KAMPANYE

BANYU ASIN 15-November-2018, 23:07

Bantuan Penghuni Rumah Dari Kementrian PUPR Menuai Masalah

BANYU ASIN 15-November-2018, 23:05

DPRD Banyuasin Bahas RAPBD 2019 Bersama Bupati Banyuasin

BANYU ASIN 15-November-2018, 23:03

Tim VII Sumsel Gelar Rapat Perdana Di Gereja Pantekosta GPDI Banyuasin

LAHAT - 15-November-2018, 22:37

MASYARAKAT KAB LAHAT RINDU INGIN BERTEMU LANGSUNG SRI KUSTINA DAN KUSWARI MARZUK

OKU - 15-November-2018, 20:52

Desingan Peluru dan Dentuman Jadi Atraksi Menarik Dalam Latgab Ancab di Titik Tinjau

PALI - 15-November-2018, 17:13

GAGAL LARIKAN ISTERI ORANG, SK KEPERGOK DAN NYARIS TEWAS DIHAKIMI WARGA

LAHAT - 15-November-2018, 16:42

BUPATI LAHAT DI DEMO, LAKUKAN KOLUSI-NEPOTISME ATAS PELANTIKAN DIRUT PDAM

BANYU ASIN 15-November-2018, 15:57

100 Anggota Linmas Ikuti Pembinaan Dari Kapospol Air Kecamatan Air Salek

BANYU ASIN 15-November-2018, 15:56

Polres Banyuasin Rutin Gelar Binrohtal Setiap Kamis Pagi

PALI - 15-November-2018, 10:27

CEGAH BERJANGKITNYA PENYAKIT RABIES, DINAS PERIKANAN PALI GELAR SOSIALISASI

BANYU ASIN 15-November-2018, 10:27

Jaga Kamtibmas, Polsek Muara Telang Gelar KKYD

OKU TIMUR 14-November-2018, 23:54

PANGDAM II/SWJ KUNJUNGI MARKAS YONARMED 15/105 TARIK MARTAPURA

BANYU ASIN 14-November-2018, 23:14

Perguruan Tinggi UNAIR Surabaya Sosialisasi Di SMA Plus Negeri 2 Banyuasin III

BANYU ASIN 14-November-2018, 23:12

Tekan Angka Kematian, Dinkes Banyuasin Gelar Bimbingan Teknis PSC 199

OKU - 14-November-2018, 21:23

Puncak HUT PT.Semen Baturaja di Wisma Ganesha

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO

  • film pengkhianat
  • LAGU DAERAH SUMSEL
  • BPJS KESEHATAN