ISI

DI BANYUASIN ADA TIGA DESA YANG BELUM MELAPORKAN PENGGUNAAN KEUANGAN DANA DESA


16-May-2018, 20:23[post-views]


BANYUASIN — – Perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Provinsi Sumsel menyebut ada temuan terdapat tiga desa di dalam Kabupaten Banyuasin, yang belum melaporkan keuangan kegiatan pengunaan dana desa tahun 2017.

Ketiga desa itu adalah Desa Tanjung Baru dan Desa Karanga Anyar Kecamatan Muara Padang serta Desa Sungsang II Banyuasin II, hingga kini telat melaporkan.

Menyikapi hal itu, Bupati Banyuasin Ir SA Supriono langsung mewarning terhadap ketiga desa yang belum menyerahkan laporan keuangan kegiatan pengunaan dana desa tersebut. Mestinya tiga bulan setelah berakhirnya tahun anggaran laporan dana desa sudah selesai. Namun, masih ada desa yang telat membuat laporan.

“Saya minta temuan BPK ini ditindaklanjuti segera oleh desa yang terkait. Apabila sampai tidak dilaporkan, maka masalah ini akan diimpahkan kepada aparat penegak hukum,”ujar Bupati Supriono.

Akibat telat melaporkan pengunaan keuangan kegiatan dana desa, menyebabkan tiga desa tersebut belum menerima dana desa tahun 2018 pada tahap pertama. Oleh karena itu, Supriono meminta agar pengunaan dana desa tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi dan sesuai dengan prosedur yang ada.

“Tidak boleh dana desa yang telah digunakan tidak dilaporkan, karena ini uang negara bukan uang nenek moyang kita dan harus dipertanggungjawabkan kepada negara,”tegas Supriono dalam acara Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa Dengan Aplikasi Siskeudes, di Auditorium Pemkab Banyuasin, Rabu (16/5).

Workshop ini dihadiri 4 panelis yakni Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Ir A Hafis Tohir, BPK RI Perwakilan Sumsel Ali Toyib, SE, MAK, CA, BPKP Bidang Perekonomian dan Kemitraan Dr Nurdin, dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara didampingi Direskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol M Zulkarnain, S.IK. Keempat panelis ini satu persatu menyampaikan materi dihadapan seluruh Kepala Desa di Kabupaten Banyuasin.

Menangapi pertanyaan Kepala Desa Karang Anyar Kecamatan Tungkal Ilir kebijakan dalam menentukan alokasi jumlah dana desa tidak adil, dimana desa tertinggal dananya lebih kecil dari desa yang sudah maju lantaran data BPS yang kacau.

“Data BPS memang diragukan ke akuratanya dan saya akan memanggil BPS ke komisi XI DPR supaya memperbaiki data tersebut. Kendala BPS ini tenaga kerja mereka kurang untuk melakukan pendataan penduduk,”ujar A Hafis Tohir Wakil Ketua Komisi XI DPR RI.

Kemudian, pengunaan dana desa 30 persen harus digunakan dengan cara swakelola atau padat karya dari nilai kegiatan sehingga tidak boleh pengerjaan proyek mengunakan jasa kontraktor. “Alasannya karena rakyat tidak boleh nganggur, supaya anggaran negara dapat dinikmati masyarakat,”katanya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan pengawasan dana desa ini mengutamakan pencegahan dari pada penindakan, tapi kalau sampai disalahgunakan tidak menutup kemungkinan akan ditindak secara hukum.

“Untuk itu, saya imbau agar mereka yang dipercaya sebagai penguna keuangan desa berhati-hati, dan pergunakanlah dana itu sesuai prosedur dan kebutuhan masyarakat,” katanya. (Adam)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 17-October-2018, 23:27

KAPOLRES OKU SELATAN GANTIKAN AKBP ROBY KARYA ADI SiK, JABAT KAPOLRES LAHAT

MUARA ENIM - 17-October-2018, 20:09

JAGA SOLIDITAS DAN SINERGITAS TNI-POLRI, PANGDAM II/SWJ KUNJUNGI KORAMIL DAN POLSEK GELUMBANG

LAHAT - 17-October-2018, 18:58

BAMBANG IRAWAN CALEG DPRD SUMSEL PARTAI PERINDO

LAHAT - 17-October-2018, 18:54

SATGAS TMMD KODIM 0405/LAHAT BERSAMA WARGA REHAB MASJID

BANYU ASIN 17-October-2018, 18:41

Begini Cara Sat Lantas Polres Banyuasin Mengenalkan Keselamatan Berlalu Lintas Pada Anak Usia Dini

PALI - 17-October-2018, 18:36

DISDIK PALI TERAPKAN E-RAPOR UNTUK SMP

PALI - 17-October-2018, 18:33

PT MEDCO, JANJIKAN GANTI RUGI PIPA BOCOR, REALISASI LEWAT REKENING

PAGAR ALAM - 17-October-2018, 18:30

40 PERSEN PELAJAR USIA 17 TAHUN DI PAGAR ALAM BELUM LAKUKAN PEREKAMAN E – KTP

BANYU ASIN 17-October-2018, 17:23

Tindak Lanjut Dari Hasil SDM, Pemdes Lubuk Lancang Gelar MMD

BANYU ASIN 17-October-2018, 17:22

24 Ranmor Terjaring Razia KKYD Bidang Lalu Lintas Polres Banyuasin

BANYU ASIN 17-October-2018, 17:19

Deklarasi Damai Pemilu 2019 di Kabupaten Banyuasin Aman, Damai Dan Sejuk

BANYU ASIN 17-October-2018, 16:55

Gelapkan Motor, Diciduk Polsek Mariana

BANYU ASIN 17-October-2018, 13:22

Hadapi Pemilu 2019, Polsek Tungkal Ilir Gelar Deklarasi Damai

BANYU ASIN 17-October-2018, 12:54

Curi Motor, Saat Mau Kabur Ditangkap Warga pulau rimau

PALI - 16-October-2018, 23:19

PERSIAPKAN PERHELATAN AKBAR, PENGURUS KWP ADAKAN RAPAT PERDANA

BANYU ASIN 16-October-2018, 21:54

Hadiri Wisuda PDD-Polinela, Gubernur Sumsel Dapat Apresiasi

BANYU ASIN 16-October-2018, 21:28

130 Mahasiswa AKN Banyuasin Diwisuda

PAGAR ALAM - 16-October-2018, 20:12

GELAR TABLIGH AKBAR, RIBUAN MASYARAKAT PADATI LAPANGAN MERDEKA KOTA PAGAR ALAM

MUARA ENIM - 16-October-2018, 18:20

LAGI-LAGI SIJAGO MERAH HABISKAN RUMAH DI MUARA ENIM

BANYU ASIN 16-October-2018, 17:57

Empat Raperda Banyuasin Disetujui Dewan, 1 Ditunda

BANYU ASIN 16-October-2018, 17:29

Herman Deru Mengajak Sarjana Bisa Menciptakan Lapangan Kerja

BANYU ASIN 16-October-2018, 17:18

Bupati Askolani Minta 5 Poin Penting Kepada Gubernur

PALEMBANG - 16-October-2018, 17:11

PANGDAM II/SWJ : “PILPRES 2019, NETRALITAS TNI HARGA MATI”

BANYU ASIN 16-October-2018, 15:23

Sat Lantas Polres Banyuasin Tindak 25 Pelanggar

BANYU ASIN 16-October-2018, 15:10

Bhabinkamtibmas Polsek Makarti Jaya Gelar DDS Sampaikan Himbauan Kamtibmas

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO

  • film pengkhianat
  • LAGU DAERAH SUMSEL
  • BPJS KESEHATAN