ISI

HASBI : KUALITAS PENDIDIK RENDAH, GURU HONOR JADI KORBAN


28-September-2015, 12:44


Menyikapi pernyataan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Hamid Muhammad terkait pernyataannya ” mengaku heran dengan sikap guru honorer yang ngotot diangkat PNS, padahal kualitasnya rendah”.

Forum Honorer Indonesia ( FHI ) sangat menyayangkan pernyataan tersebut. Karena pernyataan tersebut tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Saat ini harus diakui bahwa kwalitas guru di Indonesia masih jauh dari harapan pemerintah dan masyarakat baik itu guru PNS maupun NON PNS ( Guru Honorer ).

Pernyataan tersebut justru menunjukkan bahwa Mendikbud telah gagal meningkatkan Kompetensi Guru baik itu guru PNS maupun Non PNS . Pemerintah baru bisa meningkatkan kesejahteraan Guru melalui Sertifikasi dan Tunjangan Fungsional, dll.

Tetapi belum mampu secara utuh melahirkan Guru yang benar- benar profesional sesuai amanah UU Guru dan Dosen. Seharusnya Mendikbud Fokus membenahi dan memperbaiki sistem peningkatan mutu Pendidikan dan Peningkatan Mutu Guru baik itu PNS maupun Non PNS dengan memaksimalkan Pelatihan Guru secara baik bukan hanya menghabiskan anggaran.

Justru yg harus dilakukan memaksimalkan penggunaan Anggaran 20% kurang lebih dalam APBN/APBD dengan hasil kinerja dan kwalitas yang baik dalam dunia pendidikan dan guru secara nasional. FHI menganggap Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud tidak seutuhnya memahami permasalahan guru honorer karena hanya melihat dari sisi kompetensi saja.

Tidak dilihat dari berbagai sisi, baik dari segi kemanusiaan, Kesejahteraan,Status, kebutuhan guru secara nasional, politis, dll. Dari segi kompetensi Guru honorer di Indonesia saat ini hampir rata-rata sudah S1 bahkan ada yang S2.

Seharusnya peran dan tanggung jawab yang harus dilakukan Kemendikbud adalah memaksimalkan Peningkatan kwalitas Guru melalui berbagai program dan Pelatihan yang mumpuni bukan pelatihan yang seremonial menghabiskan anggaran yang tidak secara signifikan mendongkrak kwalitas guru dan pendidikan secara nasional.

Seharusnya yang harus dilakukan Kemendikbud adalah meningkatkan kesejateraan dan status Guru honorer. Serta memberikan perhatian dengan memberdayakan keberadaan Guru honorer, kemudian memberikan kesempatan seluas – luasnya pada Guru honorer untuk meningkatkan kompetensi dan jenjang pendidikan guru honorer dengan berbagai program dan pelatihan.

FHI justru memberi penghargaan dan penghormatan terhadap Guru honorer karena dengan upah yang sangat rendah mereka masih bisa mengabdikan diri pada negara dan sangat tidak masuk akal dengan upah yang rendah guru honorer harus berkompetensi setara dengan Guru PNS yang sudah Sertifikasi dengan tingkat kesejahteraan dan kesempatan mendapatkan pelatihan serta berbagai penggunaan fasilitas negara yang didapatkan oleh Guru PNS.

FHI justru memberi apresiasi pada guru honorer walau Status dan kesejahteraannya tidak manusiawi tapi dari segi kesiapan bekerja dan kompetensi tidak kalah dengan guru PNS ,bahkan peran guru honorer dapat menutupi kekurangan Guru secara nasional. Rekrutmen Guru melalui tes CPNS UMUM tidak menjamin kwalitas Guru dan pendidikan menjadi lebih baik karena dari segi kesiapan melaksanakan tugas profesi guru dan pengalaman mengajar Guru honorer jauh lebih mumpuni dilapangan karena sudah bertahun – tahun menjadi guru.(hasbi)

Hasbi, S.Pd, M.M (Ketua Dewan Pembina FHI)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 14-September-2017, 21:01

PNS DI LINGKUNGAN PEMKAB LAHAT SEDIKIT BERNAFAS LEGA

LAHAT - 14-September-2017, 20:03

DENGAN SATU RUMAH SATU JAMBAN, BERDAMPAK PADA ‘PHBS’ DI MASYARAKAT

LAHAT - 14-September-2017, 19:27

PWI LAHAT DALAM WAKTU DEKAT BERLAKUKAN ‘ROTASI’ KEPENGURUSAN

PALEMBANG - 14-September-2017, 19:07

OPEN TOURNAMENT KARATE PANGDAM II/SWJ, BERKAH BAGI PEDAGANG KAKI LIMA

PAGAR ALAM - 14-September-2017, 17:38

BALON WAKO PAGARALAM 2018 IR. GUNAWAN, MT SEMPATKAN MENDAKI PUNCAK DEMPO

LAHAT - 14-September-2017, 16:47

E-KTP LAHAT KEKURANGAN RIBUAN KEPING CETAK FISIK

LAHAT - 14-September-2017, 16:42

HARU BAHAGIA SAMBUT RATUSAN JAMAAH HAJI LAHAT PULANG

Lampung 14-September-2017, 14:33

DANREM 043/GATAM SAMBUT KETUA PERSIT KCK PD II/SRIWIJAYA

PAGAR ALAM - 14-September-2017, 14:19

PAGARALAM MUSIK FESTIVAL MENGUSUNG TEMA ” BAND BERSIH NARKOBA”

PALI - 14-September-2017, 10:04

KEPALA BKD PALI YUHAIRUDDIN SE : PELUANG DIBUKANYA TES CPNS MASIH TERBUKA LEBAR

PAGAR ALAM - 14-September-2017, 09:32

WAKO PAGARALAM BERSAMA TOKOH MASYARAKAT DAN KELUARGA SAMBUT KEPULANGAN JAMAAH HAJI

PAGAR ALAM - 13-September-2017, 18:47

PEMUDA DAN MAHASISWA GELAR AKSI BESEMAH PEDULI ROHINGYA

LAHAT - 13-September-2017, 17:39

TANGGAPI LAPORAN MASYARAKAT, POLRES LAHAT BEKUK TERDUGA BANDAR SIMPAN ‘SENPIRA’

PALEMBANG - 13-September-2017, 17:14

FORKI LAMPUNG JUARA UMUM KEJUARAAN KARATE PANGDAM II/SWJ

LAHAT - 13-September-2017, 16:43

TEMUKAN JENTIK NYAMUK SDN 35 LAHAT DIFOGGING

MUSI RAWAS - 13-September-2017, 16:28

KOREM 044/GAPO BANTU MEDIASI KONFLIK PENGAIRAN DI DESA SUMBER REJO MURA

MUARA ENIM - 13-September-2017, 16:19

ASOPS PANGLIMA TNI TINJAU KESIAPAN TUGAS OPERASI YONIF 141/AYJP

PALEMBANG - 13-September-2017, 13:52

AKPER KESDAM II/SWJ DIDIK 183 TENAGA AHLI MADYA BIDANG KEPERAWATAN

PALI - 13-September-2017, 13:38

WARGA TALANG UBI MINTA PMU RAPIKAN TANAH GALIAN JARGANAS

PAGAR ALAM - 13-September-2017, 12:58

WAKO PAGARALAM SAMPAIKAN JAWABAN PANDANGAN UMUM PERUBAHAN APBD TAHUN 2017

PAGAR ALAM - 13-September-2017, 12:56

SIMPAN 7 PAKET SHABU IBU RUMAH TANGGA DIAMANKAN POLISI

PALI - 13-September-2017, 12:09

“BAYI AJAIB” KEMBALI DULANG 5 EMAS

Lampung 13-September-2017, 11:07

HUT KE-72, KODIM 0424/TANGGAMUS GELAR LOMBA LAGU PERJUANGAN

LAHAT - 12-September-2017, 20:10

TUJUH FRAKSI SETUJUI JUMLAH ANGGARAN USULAN PEMDA LAHAT

PALEMBANG - 12-September-2017, 19:34

KODAM II/SWJ BERI PELATIHAN KADER BELA NEGARA KEPADA MAHASISWA BARU UBD

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

  • Siapa 19-December-2014, 21:26

    NOPRAN MARJANI

    Nopran Marjani, Adalah politikus Partai Gerindra Sumatera Selatan ini adalah Wakil DPRD Propinsi Sum

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO

  • film pengkhianat
  • LAGU DAERAH SUMSEL
  • BPJS KESEHATAN