ISI

Harda Belly : Tumbuh Suburnya Dinasti Politik Tak Akan Membawa Sumsel Jadi Lebih Baik & Sejahtera


6-August-2022, 11:49


Jakarta – Aktivis Gerakan Dan Demokrasi sekaligus putra daerah asal sumsel yang kini menetap di Jakarta , Harda Belly menyoroti perkembangan kepemimpinan di Sumatera Selatan (Sumsel) yang terlalu banyak diisi oleh orang-orang lama, satu keluarga, dan sampai terbentuknya bangunan dinasti politik.

Menurut Harda sapaan akrabnya, dinasti politik di Sumsel ini sudah biasa akan tetapi kesadaran masyarakat akan mudaratnya yang lebih besar dari pada manfaatnya itu belum terbangun, dari matinya regenerasi sampai peluang besar untuk korupsi.

“Dinasti politik hanya berorientasi melanggengkan kekuasaan, bukan untuk mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, Sumsel harus terlepas dari dinasti politik yang ada, agar menjadi provinsi yang maju dan masyarakatnya sejahtera,” Ujar Harda dalam keterangannya pada sabtu 6/8/2022.

Harda menegaskan, politik dinasti juga merusak regenerasi kepemimpinan yang sehat dan kuat. Untuk itu, bangunan dinasti politik yang ada saat ini harus bisa dihilangkan, masyarakat perlu membuka kesadaran akan hal itu

Politik dinasti ini yang juga menjadi pemicu terjadinya praktek-praktek tercela dalam suatu birokrasi, seperti korupsi yang sangat merugikan daerah dan masyarakat sendiri. Dinasti politik itu juga sering menjadi pemicu terjadinya praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), bahkan bisa menjadi perusak demokrasi, artinya generasi-generasi penerus yang jauh lebih mempunyai potensi justru tersingkir gara-gara adanya dinasti politik itu .

Harda mengajak kepada masyarakat Sumatera Selatan agar lebih cermat lagi dalam memilih pemimpin dan harus terlepas dari dinasti politik seperti yang saat ini berkembang.

“Ke depan, menjelang pemilu 2024, kita semua (masyarakat Sumsel) harus lebih cermat lagi dan berikan kesempatan bagi yang berpotensi besar memimpin, punya intergritas, punya kepedulian besar terhadap Sumsel, itu harus didukung. Kita harus berani menolak Gubernur dan atau Bupati yang berakar politik dinasti”, sebutnya.

Selain itu, Harda meyakini dinasti politik tidak akan membawa Sumsel yang lebih baik. Ia mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang punya integritas dan konsep yang jelas untuk membangun Sumsel ke depan, tanpa harus dari dinasti.

“Kita mengajak kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang punya integritas dan konsep yang jelas untuk membawa Sumsel menjadi provinsi maju dan sejahtera. Kesadaran seperti ini harus selalu dipupuk, agar masyarakat bisa melihat dengan jernih pemimpin-pemimpin masa depan. Jangan sampai Sumsel dengan 17 Kabupaten dan Kotanya ini dikuasi dinasti,” pungkas Harda.

Sebelumnya, pada Minggu 17 Oktober 2021, ramai pernyataan dari wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dinasti politik merupakan salah satu pemicu terjadinya tindak pidana korupsi, yang mendapat jabatan dari kerabatnya akan melakukan kebiasaan yang sama termasuk melakukan korupsi.

“Dinasti-dinasti politik di beberapa daerah yang kini menjadi salah satu atau mungkin menjadi salah satu pintu masuk terjadinya tindak pidana korupsi,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata kepada awak media.

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUBA - 22-September-2022, 15:49

Roadshow Literasi dan Inklusi Keuangan, Pj Bupati Apriyadi Berharap Tumbuhkan Ekonomi Muba

MUSI RAWAS - 22-September-2022, 15:27

HUT LANTAS KE 67, SAT LANTAS POLRES MURA GIAT BAKSOS

OKU - 22-September-2022, 14:02

Satlantas Polres OKU Gelar Berbagai Kegiatan, Ini Rangkaian Kegiatannya ..

OKU - 22-September-2022, 12:52

Dua Orang Ini Jadikan Rumah Kontrakan Sebagai Tempat Transaksi Narkoba

MUSI RAWAS - 22-September-2022, 11:46

HUT Polantas Ke 67, Wakapolres Mura Kompol Willian Pesankan Ini

PRABUMULIH - 21-September-2022, 23:59

Independen Travel Sumsel ( iTsumsel ) Gelar Kopdar

MUARA ENIM - 21-September-2022, 23:08

Kader Partai Golkar Muara Enim Kecewa Dan Tak Akui Hadiono Sebagai Ketua Terpilih

MUSI RAWAS - 21-September-2022, 20:33

AKP DEDI KASAT RESKRIM POLRES MURA SOSIALISASI APLIKASI E-PPA

JAKARTA - 21-September-2022, 20:31

BUPATI BANYUASIN RAKOR APKASI KEMENTERIAN PAN-RB

JAKARTA - 21-September-2022, 20:31

Muara Enim Gegerkan Pengunjung Pameran Kriya Nusa 2022

LAHAT - 21-September-2022, 18:28

Mahendra Kader Muda PDI-P Optimistis 2024 Rebut Kursi Pimpinan DPRD Lahat

MUBA - 21-September-2022, 18:20

Warga Minta Penuhi Transportasi Massal dan Air Bersih

MUBA - 21-September-2022, 18:19

Apriyadi Boyong Bantuan untuk Warga Tanah Abang

LAHAT - 21-September-2022, 16:25

SMA Unggul Negeri 4 Lahat Menjadi Pusat Kegiatan LTBB

MUBA - 20-September-2022, 23:57

Malam Puncak HUT Muba ke-66 Akan Dimeriahkan Artis Rara Lida Indosiar dan Meggi Diaz

MUBA - 20-September-2022, 23:56

Kunker Tim Wasev Sterad Dalam Rangka Kegiatan Komsos Semester II TA. 2022 Di Kodim 0401/Muba

MUBA - 20-September-2022, 23:40

Malam Puncak HUT Muba ke-66 Akan Dimeriahkan Artis Rara Lida Indosiar dan Meggi Diaz

OKU - 20-September-2022, 21:22

Keren !, Desa Batumarta 1 dan Desa Karang Dapo Disanjung Kadin Kominfo OKU Karena Prestasinya

MUARA ENIM 20-September-2022, 20:10

GMMM, Terus Gaungkan Penolakan Wakil Bupati Terpilih

LAHAT - 20-September-2022, 19:33

Pembangunan Jalan Lingkar Luar Lahat Telan Dana Sebesar Rp.24 Milyar

MUBA - 20-September-2022, 18:41

Kenaikan BBM, Pemkab Muba Akan Kucurkan Rp15 Miliar Lebih untuk Tangani Dampak Inflasi

MUARA ENIM - 20-September-2022, 18:00

Tokoh Masyarakat dan Lembaga, Harapkan Wabup Muara Enim Terpilih Segera Dilantik

PALI - 20-September-2022, 17:29

POLRES PALI GELAR PRESS CONFERENCE PERISTIWA PEMBUNUHAN SADIS WARGA SIMPANG TAIS PALI

MUBA - 20-September-2022, 16:10

Pj Bupati Muba Sampaikan Tanggapan Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Muba

LAHAT - 20-September-2022, 15:34

Wakili Dandim 0405 Lahat, Danramil 405-12/Lahat Ikuti Rakor Regosek

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE
X